PKB minta Jokowi pulihkan kondisi Solo usai penembakan teroris

Sebagai Wali Kota Solo, Joko Widodo alias Jokowi diminta untuk memulihkan kondisi Solo.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
PKB minta Jokowi pulihkan kondisi Solo usai penembakan teroris
jokowi . Merdeka.com/Arie Basuki

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Malik Haramain menilai pemerintah kecolongan untuk kesekian kalinya terkait kasus teroris di Solo. Sebagai Wali Kota Solo, Joko Widodo alias Jokowi diminta untuk memulihkan kondisi Solo."Untuk yang kesekian kalinya pemerintah terutama aparat keamanan kecolongan. Sistem antisipasi dini (preventif) tidak jalan. Begitu juga upaya pembersihan jaringan teroris belum sepenuhnya berhasil," ungkap Malik saat berbincang dengan merdeka.com, Minggu (2/9).‎Terlepas dari keterkaitannya dengan Pilkada DKI, politisi PKB ini menyatakan bahwa orang yang seharusnya bertanggung jawab adalah Joko Widodo. Karena ia merupakan Wali Kota Solo yang memimpin Solo saat ini."Yang pasti Jokowi sebagai wali kota, menjadi orang yang bertanggung jawab dalam membereskan kondisi pasca serangan itu," tegas Malik.Setelah penyergapan teroris di Kota Solo kemarin, Kapolri Jenderal Timur Pradopo menjelaskan, kedua tersangka yang tewas tersebut adalah pelaku penembakan di Pospam Gemblegan pada Jumat (17/8) lalu, kemudian peledakan granat di Pospam Gladak, Sabtu (18/8), dan penembakan anggota di Pos Polisi Singosaren, Kamis (30/8)."Kami sudah memeriksa sejumlah saksi terkait aksi teror itu. Kami juga akan terus melakukan pengembangan lebih lanjut soal para pelaku yang masih usia muda merupakan kelompok baru itu," kata Timur di Solo, Sabtu (1/9).Dugaan sementara, motif para tersangka melakukan penyerangan ke petugas kepolisian karena dendam."Mereka ingin balas dendam kepada kepolisian, karena tugas Polri merupakan pencegahan tindak hukum termasuk terhadap jaringan aksi terorisme," jelasnya.

Rekomendasi