Pengamat Duga Ucapan Megawati Soal Petugas Partai Harus Patuh Ditujukan ke Ganjar

Menurutnya, ucapan Megawati merupakan pernyataan umum bagi semua kader PDIP. Namun, dia menduga juga sekaligus menyindir tajam dan menohok kepada Ganjar.

Muhammad Genantan Saputra
Pengamat Duga Ucapan Megawati Soal Petugas Partai Harus Patuh Ditujukan ke Ganjar
Ganjar Pranowo persiapan antisipasi mudik lebaran 2021. ©jatengprov.go.id

Analis Politik Ujang Komarudin memaknai ucapan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bahwa petugas partai harus patuh dan menjalankan apa yang ditugaskan oleh partai. Dia menduga Megawati ingin semua kadernya tunduk pada partai termasuk Ganjar Pranowo.

"Maknanya, semua kader PDIP, baik yang ada di eksekutif dan legislatif mesti tunduk pada partai, ikut pada arahan dan kebijakan partai. Dan kita tahu pimpinan partainya Megawati. Secara sederhana suka tak suka, mau tak mau mesti patuh pada pimpinan partainya," katanya, Selasa (1/6).

"Jadi mau diperintah apapun mesti mau dan ikut. Termasuk pada Ganjar. Jika Ganjar diminta setop tuk soal pencapresan, ya Ganjar mesti nge-rem soal pencapresannya itu," sambung dugaannya itu.

Berita Ganjar Pranowo lainnya, bisa dibaca di Liputan6.com

Menurutnya, ucapan Megawati merupakan pernyataan umum bagi semua kader PDIP. Namun, dia menduga juga sekaligus menyindir tajam dan menohok kepada Ganjar.

"Karena di internal PDIP, bisa saja Ganjar dianggap mendahului tuannya, atau lebih maju dari tuannya. Saya melihatnya, peluang Ganjar di PDIP tertutup dan ditutup. Dan itulah risiko berpartai," ucapnya.

Ujang menilai, dalam waktu dekat ini Ganjar tak akan berani keluar dari PDIP. Karena jika keluar, jabatan gubernurnya pasti akan dipersoalkan bahkan akan diturunkan oleh PDIP.

"Padahal dengan jabatan gubernur tersebut, Ganjar punya panggung untuk membangun konstruksi pencitraan guna menaikkan elektabilitisnya sebagai capres. Ganjar masih dalam dilema. Untuk saat ini mungkin masih taat. Sambil melihat perkembangan politik ke depan," tuturnya.

"Jika ada kader partai yang bandel itu biasa. Mungkin Megawati ingin semua kader-kadernya ikut perintahnya. Jika disuruh diam ya diam. Jika diminta bergerak ya bergerak. Begitulah risiko berpartai. Mesti ikut aturan partai dan yang punya partai," pungkasnya.

Diberitakan, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan, petugas partai harus patuh dan menjalankan apa yang ditugaskan oleh partai. Dia mengungkapkan, kadang petugas partai tidak mau turun ke lapangan.

Megawati mengaku heran jika ada kader dan petugas partai yang tidak menjalankan perintah partai.

"Anggota partai, apalagi petugas partai. Petugas partai itu, harus menurut apa yang ditugasi oleh partai kepada dia. Bukan lalu, 'Saya ndak mau, ndak enak itu'. Yang suka saya lihat enggan adalah kalau mereka ditugasi untuk turun ke bawah," katanya dalam webinar peresmian kantor PDI Perjuangan tingkat DPD, DPC dan PAC, Minggu (30/5).

Megawati meminta kadernya jangan cuma menjual nama partai saja. Tetapi, tidak mau jika disuruh bekerja.

"Kalian petugas partai atau bukan, jangan hanya menjual nama partai, hanya bisa berpakaian seragam partai, kalau disuruh kerja gak mau," ujar Presiden RI kelima ini.

Putri Bung Karno ingin menginginkan para kader banteng memiliki karakter. Sehingga, dari sikapnya sudah terlihat bahwa dia anggota PDIP.

"Saya ingin sekali melihat seluruh insan partai yang ada itu kelihatan dari sinar matanya, dari sikapnya, itu sudah pasti akan jelas dia pasti deh PDI Perjuangan, itu sampai seperti begitu saya maunya, itu namanya karakter, sangat jelas tergambarkan," pungkasnya.

Rekomendasi