Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat membutuhkan dana Rp 50 miliar untuk menyelenggarakan Pemilu 2014. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti sosialisasi, logistik, dan honor."Dana yang diperlukan sekitar Rp 50 miliar untuk pemilu di Jabar ini," kata Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat, di Bandung, Jumat (7/2).Dana yang cukup besar itu menurut dia layak, apalagi Jabar dengan jumlah penduduk terbesar dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang mencapai 32 juta. "Ya cukup karena kebutuhan kita banyak," jelasnya.Menurut dia, KPU Jabar saat ini tengah gencar menyosialisasikan pemilu yang akan dilaksanakan pada 9 April mendatang. Termasuk kepada parpol yang ikut serta untuk melengkapi administrasi."Untuk laporan dana parpol kita tunggu sampai 2 Maret, kalau lewat dari situ terancam tidak ikut serta," jelasnya.Sementara itu Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan, untuk anggaran pemilu 2014 sepenuhnya berasal dari pusat yakni APBN."Karena memang ini hajatan pusat, di sini pemprov mendampingi anggaran. Hanya pemda dipersilakan membantu," terang pria yang akrab disapa Aher ini.Dia kembali mengingatkan kepada warganya untuk peran serta pada Pemilu 2014. "Jangan lupa 9 April ada pencoblosan, jangan golput," tuturnya.
KPU Jabar butuh Rp 50 miliar untuk penyelenggaraan pemilu
Jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jawa Barat yang mencapai 32 juta.
Advertisement
Rekomendasi