Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi: Saya enggak usah dijelek-jelekin saja sudah jelek

Jokowi: Saya enggak usah dijelek-jelekin saja sudah jelek jokowi. ©2013merdeka.com/m. luthfi rahman

Merdeka.com - Nama Joko Widodo (Jokowi) begitu populer saat ini. Gubernur DKI Jakarta itu bila mencalonkan diri menjadi presiden, maka punya kans besar untuk menang.

Kans Jokowi terlihat dalam hasil beberapa lembaga survei. Setiap ada survei, nama Jokowi selalu teratas.

Paling anyar, hasil survei Center for Strategic and International Studies (CSIS). Survei itu menempatkan Jokowi di peringkat pertama sebagai tokoh calon presiden (capres) alternatif. Sejumlah nama tokoh capres yang disebutkan oleh 1.635 responden antara lain Jokowi (28,6 persen), Prabowo Subianto (15,6 persen), Aburizal Bakrie (7 persen), Megawati (5,4 persen) dan Jusuf Kalla (3,7 persen).

Popularitas dan elektabilitas tinggi tentu riskan untuk digoyang. Apalagi menjelang Pemilu 2014, mungkinkah banyak yang akan menjegal Jokowi?

"Saya enggak tahu ya, dijegal untuk apa ya?" tanya Jokowi di Balai Kota Jakarta, Senin (27/5).

Jokowi pun hanya menanggapi santai saat ditanya ada beberapa pihak yang mulai menjelek-jelekkan namanya agar elektabilitas turun. Apa jawaban Jokowi?

"Enggak usah dijelek-jelekin saja sudah jelek," ujar Jokowi sambil tertawa.

Baca juga:

Selalu menang di survei capres, akankah Jokowi luluh?

Survei CSIS: Jokowi capres terkuat, ungguli Prabowo dan Ical

Jokowi akan kalahkan capres yang cuma bermodal uang dan iklan

Gita Wirjawan senyum-senyum ditanya diduetkan dengan Jokowi (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP