Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengundang Presiden Indonesia ke-enam Susilo Bambang Yudhoyono ke Istana Negara. Pertemuan tersebut dinilai merupakan bukti jika mantan Wali Kota Solo itu merupakan sosok yang matang untuk memimpin negara ini.Anggota DPR Maruarar Sirait mengatakan, hubungan komunikasi antara Jokowi dan SBY sebenarnya berlangsung sangat dinamis. Bahkan penentuan waktu pertemuan kedua tokoh negara ini bukan sembarangan melainkan penuh dengan perhitungan."Pak Jokowi presiden yang matang karena tahu kapan untuk bertemu, itu baik karena kalau sebelum putaran pertama (akan dikritisi) karena saat itu ada pertarungan keras," katanya di Hotel Grand Sahid Jaya, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (22/3).Sedangkan, dia menilai, ada makna berbeda mengenai pertemuan antara Jokowi dengan Prabowo Subianto. Sebab keduanya sangat memahami kapan waktunya harus bertarung dan bersatu demi kepentingan NKRI."Hubungan Jokowi dan Prabowo sangat sportif, tahu kapan bertarung dan bersatu. Dua figur ini punya karakter, kalau dikaitkan boneka jelas tidak mungkin boneka dari siapa? Kalau rakyat iya karena dia taat konstituen dan konstitusi," tutup Maruarar.
Jokowi Presiden yang matang, kapan harus ketemu SBY dan Prabowo
'Jokowi presiden yang matang kapan harus ketemu SBY dan Prabowo'. Maruarar Sirait mengatakan, hubungan komunikasi antara Jokowi dan SBY sebenarnya berlangsung sangat dinamis. Bahkan penentuan waktu pertemuan kedua tokoh negara ini bukan sembarangan melainkan penuh dengan perhitungan.
Rekomendasi