Fauzi Umar Salim dan keluarga, pernah menyatakan niatnya untuk pergi ke Turki setahun sebelum keberangkatannya beberapa hari lalu. Keinginan tersebut pernah disampaikan Fauzi yang juga pengusaha gorden tersebut ke keluarga, usai bulan puasa tahun lalu."Adik saya memang pernah bilang ke ibu Fauziyah, kalau akan pergi ke Timur Tengah. Selain cari bahan gorden, dia juga ditawari kerja sama temannya di Abu Dhabi. Waktu itu dia bilang ke ibu dan saudara lainnya," ujar Muhammad Arif, kakak tertua Fauzi di Solo, Senin (9/3).Menurut Arif, saat itu ibunya memang keberatan, jika saudara-saudaranya itu pergi ke Timur Tengah. Lantaran anak perempuannya yang dulu pernah bekerja di Medan, mengalami kecelakaan hingga meninggal."Ibu itu trauma, takut jauh dari anak-anak, karena adik saya pernah meninggal saat kecelakaan. Adik saya dulu kerja di Departemen Keuangan di Medan," katanya.Arif mengaku adik dan keponakannya sempat pamitan kepada keluarga termasuk dirinya. Pamitan dilakukan pada Sabtu 21 Februari lalu. Dia bahkan sempat berseloroh untuk meminta buah tangan atau oleh-oleh."Dulu waktu mau berangkat telepon saya, tapi saya pas di jalan jadi enggak begitu jelas suaranya. Saya bahkan sempat minta oleh-oleh kalau pulang nanti," ucapnya.Arif menjelaskan, keluarga mendapat informasi pertama jika keluarganya hilang, dari Kantor Imigrasi. Saat itu mereka menanyakan apakah nama-nama yang ada di data merupakan keluarganya."Yang mengabari kami Kantor Imigrasi, kalau Kementerian Luar Negeri belum," lanjut dia.
Warga Solo yang hilang di Turki pernah ditawari bisnis di Abu Dhabi
Fauzi mengaku ke Timur tengah untuk cari bahan gorden.
Rekomendasi