Wanita yang terbakar di rumah kosong meninggal di RSCM

Pihak kepolisian masih belum bisa menyimpulkan apakah korban bakar diri atau ada orang lain yang membakarnya.

Ilham Kusmayadi
Oleh Ilham Kusmayadi - Reporter
Wanita yang terbakar di rumah kosong meninggal di RSCM
Ilustrasi Orang Bakar Diri. ©2014 Merdeka.com

Tari Handayani (21), warga Cilubang, Bogor Barat, Kota Bogor, yang ditemukan dalam kondisi kritis karena luka bakar di sekujur tubuhnya akhirnya meninggal dunia saat dalam perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta."Ya kita dapat kabar dari pihak keluarga, semalam (Kamis) korban meninggal di RSCM, pukul 20.45 WIB," kata Kapolsek Sukaraja Kompol Hida Tjahyono, Jumat (12/9).Namun demikian pihaknya sudah mengajukan proses autopsi, guna kepentingan penyidikan. "Autopsi sudah kita ajukan dan segera kita lakukan," katanya.Usai dilakukan autopsi, jenazah korban langsung dibawa pihak keluarga ke kampung halamannya di Majalaya, Bandung, Jawa Barat. "Sekarang terungkap kalau ternyata korban dan keluarganya itu aslinya orang Majalaya, Bandung," katanya.Sementara itu, Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Sukaraja AKP Sarjiman mengungkapkan hingga kini kasus terbakarnya Tari masih menjadi misteri. Pihak kepolisian masih belum bisa menyimpulkan apakah korban bakar diri atau ada orang lain yang membakarnya. "Hingga saat ini kita masih belum diketahui korban bakar diri atau bukan, kita masih lakukan penyidikan," kata AKP Sarjiman.Seperti diberitakan sebelumnya, Tari ditemukan dalam kondisi kritis dengan tubuh luka bakar 80 persen di bawah rumpun pohon bambu di belakang rumah kosong, di Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Rabu (10/9) sekitar pukul 13.00 WIB.Saat ditemukan, Tari sudah tergeletak dengan kondisi nyaris sekujur tubuhnya terbakar. Polisi belum menyimpulkan kalau Tari merupakan korban perampokan, karena di lokasi kejadian, barang-barang milik korban utuh. "Kita sudah lakukan olah TKP, tidak ada barang milik korban yang hilang. Motor, dompet dan handphone milik korban masih ada," kata AKP Sarjiman.

Rekomendasi