Wali Kota Solo Imbau Perantau Tak Pulang Kampung Sebelum Vaksin Covid-19 Ditemukan

“Kita mengimbau, tidak perlu pulang kampung dulu sebelum vaksin ditemukan, diimplementasikan atau diberlakukan,"

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Wali Kota Solo Imbau Perantau Tak Pulang Kampung Sebelum Vaksin Covid-19 Ditemukan
fx rudy. ©2017 Merdeka.com/arie sunaryo

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengimbau warganya yang bekerja di luar kota agar tidak pulang kampung dulu sebelum vaksin Covid-19 ditemukan. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya penularan virus Corona. Apalagi kasus positif yang terjadi di Solo masih cukup tinggi.

Pernyataan Rudy tersebut sekaligus menanggapi persiapan libur panjang atau cuti bersama yang akan dimulai pada 28 Oktober besok.

“Kita mengimbau, tidak perlu pulang kampung dulu sebelum vaksin ditemukan, diimplementasikan atau diberlakukan. Sehingga lebih baik liburan di tempat kerja. Kalau Covid ini sudah aman, baru kita bertemu dengan keluarga,” ujar Rudy, Selasa (27/10).

Menurutnya, jika memang rindu kepada keluarga, bisa diobati dengan video call. Namun jika terpaksa harus pulang kota Solo karena ada kepentingan mendesak, ia pun tidak bisa melarang. Dirinya berharap masyarakat bisa tetap waspada dan tetap menerapkan protocol kesehatan dengan ketat.

“Pakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak itu penting,” tandasnya.

Guna mengantisipasi kepulangan para perantau, lanjut Rudy, Pemkot Solo akan memaksimalkan program Jogo Tonggo. Pihaknya sudah menginstruksikan kepada Jogo Tonggo di tingkat RT dan RW, agar jika ada warga luar kota yang datang atau pulang kampung, disarankan tidak pergi kemana-mana.

“Jogo Tonggo kita maksimalkan. Bersama dengan lurah dan limas,” pungkas Rudy.

Rekomendasi