Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

TNI-Polri gagalkan penyelundupan 3.380 liter BBM ke Timor Leste

TNI-Polri gagalkan penyelundupan 3.380 liter BBM ke Timor Leste Perbatasan NKRI di Timor Leste diperketat. ©2016 merdeka.com/ananias petrus

Merdeka.com - Tim gabungan Pos Lintas Batas (PLB) Satgas Pamtas Yonif 725/Woroagi dengan pihak Kepolisian Resor Belu berhasil mengamankan 3.380 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang akan diselundupkan ke Timor Leste.

"Penggagalan ini di pimpin oleh Kapten Inf edi Kusumah yang dibantu oleh sejumlah personel dari pihak kepolisian Resor Belu," kata Komandan Satgas Yonif 725/Woroagi Letkol Inf Nurman Syahreda seperti dikutip dari Antara, Minggu (24/4).

Dia menjelaskan, BBM sebanyak itu ditemukan di dalam sebuah gubuk di pesisir pantai Dusun Motaain Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur yang dicurigai akan diselundupkan ke negara tetangga. Dia menyebutkan sejumlah barang bukti yang ditemukan itu adalah 291 jeriken dengan kapasitas isi lima liter dan 55 jeriken dengan kapasitas isi sebanyak 35 liter.

"Kita dapat informasi dari masyarakat sekitar Dusun Motaain yang mengatakan nanti akan ada penyelundupan sejumlah BBM melalui laut," ujarnya.

Usai mendapatkan informasi tersebut Nurman langsung memberitahukan kepada pihak Kepolisian untuk bekerja sama dalam penggagalan dan pemeriksaan di rumah-rumah yang berada di pesisir pantai. Penyisiran di sejumlah rumah memakan waktu sekitar tiga jam, namun saat dilakukan pemeriksaan lagi, ditemukan ratusan jeriken yang berisi BBM.

"Pemilik dari BBM itu sudah melarikan diri, sehingga kita tidak bisa lakukan pemeriksaan lebih lanjur. Tetapi sebagai saksi kami panggil Kepala Desanya sebagai Saksi dalam kasus tersebut," tuturnya.

Hingga saat sejumlah BBM itu sudah diserahkan kepada pihak Kepolisian Belu untuk ditahan sambil mencari pelaku dalam kasus tersebut.

"Kita juga mulai bulan ini akan segera lakukan patroli bersama, baik melalui laut dan darat, mengingat kasus penyelundupan berbagai jenis kebutuhan pokok masih terus terjadi," kata Nurman.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP