Empat orang sempat tersesat saat melakukan pendakian di Gunung Sanghyang, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Minggu (21/3) malam. Di antara pendaki tersebut merupakan warga Kabupaten Badung dan Denpasar. Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar atau Basarnas Bali mengerahkan lima personel untuk melakukan pencarian.
"Kami terima laporannya malam itu sekitar pukul 21.30 Wita dari Ibu Sang Ayu," kata Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada, Senin (22/3).
Dari laporan yang diterima perkiraan lokasi berada di koordinat 8° 20.068'S - 115° 6.828'E dan identitas keempat orang itu pencarian atas nama A.A Anom Eka Juni (39), Ni Ketut Sumariani (40), Ninik (40), dan Dek Dus (40).
Peristiwa itu, bermula kurang lebih pukul 09.00 WITA, sebanyak 13 orang mendaki Gunung Sanghyang, namun dalam perjalanan kembali dari pendakian empat orang terpisah dari rombongan dan tersesat. Lalu pada pukul 21.30 WITA, satu korban melapor ke Basarnas Bali bahwa dirinya tersesat dan tidak mengetahui arah jalan turun.
Setelah pencarian sejak tengah malam, akhirnya keempat pendaki berhasil ditemukan dalam keadaan selamat sekitar pukul 10.52 WITA, Senin (22/3), di lokasi penemuan berada pada koordinat 8°20.10.13’ S - 115°06.55,47'E, yakni di ketinggian 1.225 Mdpl.
"Mereka dievakuasi turun dari Gunung Sanghyang, dan pada pukul 12.37 WITA tiba di Desa Gunung Sari, Kecamatan Penebel selanjutnya dibawa menuju Polsek Penebel," ujar Darmada.