Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tenaga Ahli Sebut Terawan Gagas Vaksin Nusantara saat Jabat Menteri Kesehatan

Tenaga Ahli Sebut Terawan Gagas Vaksin Nusantara saat Jabat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat menjabat Menteri Kesehatan. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Tenaga Ahli Menteri Kesehatan, Andani Eka Putra, mengakui Vaksin Nusantara sudah digagas Terawan Agus Putranto saat masih menjabat Menteri Kesehatan. Pemerintah pun disebut mengetahui gagasan itu.

"Iya setahu saya sudah menjabat sudah menjalani," kata Andani dalam diskusi virtual, Sabtu (17/4).

Menurut dia, pemerintah sudah mengetahui adanya gagasan vaksin yang digagas Terawan. Vaksin itu semula ditujukan untuk vaksin nasional seperti Vaksin Merah Putih.

"Sudah ada prosesnya tapi saya enggak tahu persis, vaksinnya seperti sama Merah Putih, dengan tujuan vaksin nasional, tujuannya seperti itu," bebernya.

Sebelumnya, mantan Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto, memprakarsai Vaksin Nusantara. Vaksin ini dikembangkan di RSUP dr Kariadi, Semarang.

Terawan mengklaim vaksin yang disebut AV-Covid-19 ini merupakan solusi bagi para pengidap komorbid berat serta orang yang memiliki autoimun, karena sel dendritik bersifat personalized atau menyesuaikan kondisi setiap pasien. Dia juga mengklaim Vaksin Nusantara sangat aman karena sifatnya individual.

Eks Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto ini mengungkapkan bahwa sebenarnya dia sudah mengembangkan sel dendritik sejak tahun 2015 di Cell Center RS Karjadi, Semarang. Hasil penelitiannya juga sudah diunggah ke Jurnal Internasional, namun pada saat itu dikembangkan dan diteliti untuk penyakit kanker.

"Ini terus berkembang, lalu ketika ada ide dendritik vaksin untuk Covid-19, kami lakukan uji binatangnya melalui pihak ketiga di Amerika sehingga ini bisa berjalan baik dan membuat kami mantap (untuk kembangkan)," kata Terawan beberapa waktu lalu.

Terawan mengatakan, vaksin yang merupakan hasil kerja sama Aivita Biomedical dari Amerika Serikat, Universitas Diponegoro, dan RSUP dr Kariadi Semarang ini sudah melewati uji klinis tahap pertama.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP