Sudah teken Inpres, Jokowi segera bertolak kembali ke Lombok

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku telah meneken Instruksi Presiden (Inpres) terkait penanganan gemba di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ini diungkapkannya usai menyerahkan sapi kurban ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Sudah teken Inpres, Jokowi segera bertolak kembali ke Lombok
Jokowi kunjungi korban gempa Lombok. ©Setpres RI

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku telah meneken Instruksi Presiden (Inpres) terkait penanganan gemba di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ini diungkapkannya usai menyerahkan sapi kurban ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

"Inpres sudah, sudah," ujarnya di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis (23/8).

Dengan adanya Inpres tersebut, kementerian, lembaga maupun pemda sudah memiliki payung hukum untuk menangani dampak gempa Lombok. "Kementerian lembaga sudah memiliki payung untuk pelaksanaan di lapangan," tuturnya.

Jokowi menegaskan, yang terpenting dalam menghadapi dampak gempa Lombok adalah penangan yang cepat dan berskala nasional. Bukan pada peningkatan status bencana jadi bencana nasional.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan, saat ini ada beberapa tahapan yang harus dilalui pemerintah untuk menangani gempa Lombok. Di antaranya tahapan administrasi dan pengiriman bantuan.

"Nantinya kalau sudah selesai, mungkin saya akan datang ke Lombok. Mungkin minggu ini atau minggu depan. Supaya masyarakat bisa segera memperbaiki rumahnya kembali. Ada kegiatan-kegiatan ekonomi yang bergerak di sana dan kita harapkan," pungkasnya.

Sudah satu bulan lebih Lombok, NTB, dilanda gempa besar. Akibatnya sekitar 515 orang meninggal dunia dan 7.145 orang korban mengalami luka-luka.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah pengungsi sudah mencapai 431.416. Rumah rusak 73.843 unit dan 798 fasilitas umum dan sosial mengalami kerusakan. Dengan total kerugian mencapai Rp 7,7 triliun.

Rekomendasi