Penyidik Polres Tangerang Selatan mengaku sudah mengantongi identitas pelaku pembunuhan terhadap Siti Nurhayati (22), warga Perumahan Amarapura, Kota Tangerang Selatan.
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto menerangkan, identitas pria yang diduga pelaku berhasil didapat setelah anggotanya menelusuri akun media sosial milik korban.
"Dari hasil penelusuran bahwa sementara ini mereka berteman di Facebook. Dari pertemanan di media sosial, keluarga sendiri, kemudian dari petugas keamanan kita sudah mengidentifikasi pelakunya," kata Fadli Selasa (5/12).
Meski begitu, dirinya belum dapat memastikan apakah korban dengan pelaku memiliki hubungan lain.
"Nanti kami akan dalami setelah pelaku tertangkap," terang dia.
Pihaknya memastikan, akan segera menerbitkan sketsa wajah pelaku yang menghabisi nyawa Siti Nurhayati. "Jadi media sosial kita sudah ketahui itu. Nanti kita akan terbitkan DPO nya," terang Fadli.
Berdasarkan keterangan saksi-saksi, pelaku pembunuhan sadis di Perumahan Amarapura, Setu, Tangerang Selatan diduga berjumlah dua orang.
Sejumlah barang bukti di TKP, yakni pisau bergagang kuning, topi, gelas kopi dan baju bercak darah korban telah diamankan polisi.
"Pelaku diduga dua orang. Mohon doanya pelaku segera kami tangkap," cetusnya.
Sebelumnya, Siti Nurhayati (22) ditemukan tewas bersimbah darah di Perumahan Amarapura Blok F2 Nomor 18 RT02 RW05, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Minggu (3/12/2017) tadi malam. Korban pertama kali ditemukan oleh Nurleha (14), adik Siti.
Informasi yang dihimpun, korban dan adiknya sedang berada di rumah tersebut. Pukul 19.00 WIB, mereka kedatangan tamu yang diketahui kekasih korban berinisial R dan temannya. Kemudian pada pukul 21.30 WIB, adik korban mendengar teriakan Siti.