Sosialisasi Telah Berakhir, Pelanggar PPKM di Medan akan Ditindak

Bukan hanya itu, Bobby juga menyebutkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Medan akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pemberlakuan PPKM darurat.

Uga Andriansyah
Oleh Uga Andriansyah - Reporter
Sosialisasi Telah Berakhir, Pelanggar PPKM di Medan akan Ditindak
Wali Kota Medan Bobby Nasution. ©2021 Merdeka.com

Sosialisasi pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Kota Medan, telah usai pada Rabu (14/7). Wali Kota Medan, Bobby Nasution, mengatakan dengan berakhirnya sosialisasi itu maka ke depannya akan ada tindakan tegas yang dilakukan oleh petugas di lapangan bagi masyarakat yang melanggar PPKM Darurat.

"PPKM Darurat kami lakukan untuk membuat masyarakat lebih disiplin lagi untuk menerapkan protokol kesehatan 5M khususnya dalam mengurangi mobilitas masyarakat," katanya usai menghadiri pembukaan kegiatan vaksinasi massal bagi para pelajar di SMP Negeri 11 Medan, Rabu (14/7).

Bukan hanya itu, Bobby juga menyebutkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Medan akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pemberlakuan PPKM darurat.

"Saat ini sedang kami data. Insyaallah minggu ini atau pekan depan pemberian bantuan sudah kami lakukan," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, yang juga hadir dalam acara tersebut mengaku merasa bersyukur karena masyarakat dari usia 12 tahun sampai dengan lansia saat ini sudah diperbolehkan untuk di vaksin. Oleh sebab itu vaksinasi ini harus terus dilaksanakan secara maraton oleh seluruh instansi.

"Pemerintah daerah sudah melakukan vaksinasi terlebih dahulu. Jadi kalau tidak dibantu oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) maka kita akan sulit memvaksin lima belas juta masyarakat Sumut," ucapnya.

Lebih lanjut, Edy juga mengimbau masyarakat agar jangan menolak apabila dilakukan divaksin.

"Terkhusus untuk masyarakat Sumut jangan menolak segera jemput bola untuk di vaksin," pungkasnya.

Rekomendasi