Soal penangkapan Marianus Sae, Emilia Nomleni minta tunggu pengumuman resmi KPK
Merdeka.com - Bupati Ngada Marianus Sae ditangkap penyidik KPK dalam operasi tangkap tangan Minggu (11/2) siang. Bakal cagub NTT yang diusung PDIP dan PKB bersama Emilia Nomleni itu saat ini tengah menjalani pemeriksaan di gedung KPK.
Emilia Nomleni meminta semua pihak untuk menghormati asas praduga tak bersalah terkait penangkapan Marianus Sae. Dia meminta semua pihak menunggu pengumuman resmi KPK terkait penangkapan Marianus.
"Para pendukung dan simpatisan Marianus-Emi agar tetap tenang, tidak terpancing serta tetap solid dan kompak. Kita akan terus berjuang sampai garis 'finish'," kata Emilia Nomleni, seperti diberitakan Antara, Senin (12/2).
Politikus senior dari PDIP itu menilai peristiwa yang menimpa Marianus Sae tersebut memberikan pembelajaran mahal untuk berefleksi. "Sebagai pribadi, saya akan tetap berdiri untuk menghadapi semuanya," katanya.
Pada Senin ini, KPU NTT akan menetapkan paket pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023. "Dan kami akan tetap menjalani semua proses tersebut sampai akhir," ujarnya.
Sebagai pasangan Calon Wakil Gubernur, ia mengirim doa agar Marianus kuat dalam menghadapi persoalan tersebut. "Saya mengirimkan doa dan semangat agar pak Marianus tetap kuat dalam menghadapi semua persoalan ini," kata Emilia.
Sebelumnya penyidik KPK menangkap tangan Bupati Ngada Marianus Sae, Minggu (11/2) siang. Saat ini, bakal cagub NTT yang diusung PDIP dan PKB itu kini sudah berada di gedung KPK dan menjalani pemeriksaan.
"2 Orang sudah di KPK, bupati (Marianus Sae) dan satu orang yang diamankan di lokasi yang sama," kata Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat.
Selain Marianus, Febri mengungkapkan, penyidik membawa pegawai pemkab Ngada untuk diperiksa. Namun hingga kini Febri belum menjelaskan kasus yang menimpa Marianus.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya