Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seorang Tenaga Kesehatan di RSUD Salatiga Positif Corona Meninggal

Seorang Tenaga Kesehatan di RSUD Salatiga Positif Corona Meninggal Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Seorang tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di instalasi rawat jalan RSUD Kota Salatiga meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil swab PCR. Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan tracking kepada warga yang kontak erat.

"Ini kejadian pertama di Salatiga nakes meninggal positif Covid-19 pada 10 Desember 2020. Kita langsung tracking kontak erat nakes lainnya dan keluarga korban untuk mencegah penularan," kata Kadinkes Salatiga, Siti Zuraidah dalam keterangannya, Jumat (11/12).

Dia menyebut penularan Covid-19 tinggi di Kota Salatiga berada pada klaster keluarga. Untuk mencegah penularan, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap memakai masker di rumah bila ada salah satu keluarga yang bergejala.

"Kami minta tetap pakai masker kalau ada orang di rumah bergejala segera mengisolasi diri. Bila ada keluarga yang datang bekerja diminta untuk biasakan langsung cuci tangan pakai sabun, ganti baju," jelasnya.

Terkait pasien Covid-19, terdapat penambahan 15 kasus positif. Secara kumulatif, kasus Covid-19 di Salatiga mencapai 869 dengan perincian 219 pasien dirawat, 628 orang pasien sembuh, dan 22 orang meninggal dunia.

"Pasien yang menjalani perawatan tercatat saat ini 219 orang," ungkapnya.

Sementara itu Wali Kota Salatiga, Yuliyanto mengatakan meskipun ada nakes yang meninggal dunia karena Covid-19, pelayanan kesehatan di RSUD Salatiga tetap berjalan.

"Pelayanan kesehatan tetap berjalan seperti biasa. Sebab sudah dilakukan tracking terhadap rekan kerja di RSUD dan keluarga termasuk lingkungan yang kontak erat dengan nakes yang bersangkutan," terang Yuliyanto.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP