Kepala sekolah SMP dan SMA Sekolah Kharisma Bangsa, Sutirto, membantah sekolah yang dipimpinya itu terkait dengan negara Turki.Dia menjelaskan, Sekolah Kharisma Bangsa merupakan sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Indonesia. "Sehingga tidak ada kaitannya denga Turki. Sepenuhnya, sekolah Kharisma Bangsa di bawah yayasan Kharisma Bangsa merupakan yayasan Indonesia," ujar Sutirto, Jumat (29/7).Lebih jauh Sutirto menerangkan, sekolah dengan motto School of Global Education itu, memang berawal dari kerjasama antara yayasan Kharisma Bangsa dengan yayasan Fasyat yang bernaung di Turki."Awal berdiri memang yayasan bekerjasama dengan yayasan dari Turki, fasyat. Kerjasama itu berlangsung dari awal berdiri hingga tahun 2014. Dan sejak saat itu Kami tegaskan tidak ada kerjasama dengan lembaga formal dari Turki," tegas Sutirto.Dia juga membantah bahwa sekolah yang berada di Jalan Terbang Layang No 21 Pondok Cabe Udik, Tangsel itu juga terkait dengan Fathulla Gulen."Kalau terkait Gullen, sebetulnya secara formal-informal kami tidak ada kaitannya, memang mungkin ada beberapa guru dari negara Asing seperti dari Turki," tandasnya.
Sekolah Kharisma Bangsa Tangsel bantah didanai gerakan Gulen
Menurut Sutirto awal berdiri memang bekerjasama dengan yayasan di Turki, namun hanya sampai 2014.
Rekomendasi