Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah, memaparkan per 27 Februari tidak ada provinsi dengan Bed Occupancy Rate (BOR) di atas 60 persen. BOR di rumah sakit rujukan Covid-19 secara nasional masih diangka 35,56 persen.
"Dari 34 provinsi sebagian ini sudah masuk dalam kategori yang tidak merah atau kritis, bed di rumah sakit masih dalam kondisi yang cukup, kebanyakan ada di warna kuning artinya ini sekitar 30-60 persen," kata Dewi dalam diskusi, Minggu (6/3).
Ia merinci, ada 18 provinsi yang memiliki BOR antara 30 hingga 59 persen atau masuk dalam kategori kuning. Kemudian 16 provinsi memiliki BOR di bawah 30 persen atau kategori hijau. Sementara standar aman WHO adalah 60 persen.
BOR tertinggi ada di DI Yogyakarta sebesar 55,25 persen, Jawa Tengah 45,31 persen, Jawa Barat 43,60 persen, Kalimantan Utara 41,65 persen, dan Sumatera Selatan 40,82 persen.
"Sejauh ini kita tidak sampai dalam kondisi yang sudah lebih dari 80 persen seperti gelombang kedua lalu, bahkan di Pulau Jawa dulu ada yang sampai ICU nya lebih dari 100 persen, saking tidak ada tempatnya," katanya.
Seperti diketahui, berdasarkan data yang dirilis pada 5 Maret 2022, virus Covid-19 telah menginfeksi 5.723.858 orang di Indonesia. Di mana terdapat 500.418 kasus aktif, 5.073.522 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 149.918 jiwa meninggal dunia.
Pemerintah pun mengklaim telah menyuntikkan 191,932,093 dosis (92.16 persen) vaksin dosis pertama dan 147,741,019 dosis (70.94 persen) vaksin dosis kedua, serta 12,256,237 dosis (5.88 persen) vaksin dosis ketiga kepada masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.