Sandi Sebut Teror ke Rumah Pimpinan KPK Upaya Perlawanan Pemberantasan Korupsi

Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno angkat bicara soal ditemukannya benda mencurigakan diduga bom di rumah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif. Sandi melihat, teror itu membuktikan upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK mendapatkan perlawanan.

Muhammad Genantan Saputra
Sandi Sebut Teror ke Rumah Pimpinan KPK Upaya Perlawanan Pemberantasan Korupsi
TKP teror bom di rumah pimpinan KPK Laode M Syarif. ©2019 Istimewa

Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno angkat bicara soal ditemukannya benda mencurigakan diduga bom di rumah dua pimpinan KPK. Sandi melihat, teror itu membuktikan upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK mendapatkan perlawanan.

"Saya prihatin ya, saya juga baru baca head line belum diperiksa. Tapi ini upaya-upaya yang menghadirkan rasa teror banyak yang menilai ini adalah upaya menekan agar upaya upaya kita untuk memberantas korupsi. Upaya-upaya agar kita menghadirkan pemerintahan yang bersih ini terus mendapatkan perlawanan," kata Sandiaga di Seknas Prabowo-Sandi, Jl HOS Cokroaminoto 93, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/1).

Menurutnya, saat ini rakyat ini sudah muak dengan korupsi. Dan KPK menjadi ujung tombak menyembuhkan penyakit tersebut. Dia mengatakan di bawah kepemimpinan Prabowo-Sandi ke depan, penegakan hukum khususnya di sektor pemberantasan dan pencegahan korupsi bakal diperkuat.

"KPK terutama, Polri dan juga Kejaksaan. Kita pastikan bahwa penegakkan hukum ini jangan sampai bisa diganggu gugat oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab jadi tidak usah takut," ucapnya.

"Kita bersama Pak Laode Syarif kita sampaikan bahwa Prabowo-Sandi bersimpati dan turut prihatin dengan upaya upaya menebar rasa takut dan juga rasa teror. Tapi kalau untuk urusan korupsi itu kita harus totalitas. Jangan sampai kita mundur sejengkal pun tidak," tandasnya.

Sebelumnya, Polisi menyelidiki aksi teror yang terjadi di rumah kedua pimpinan KPK yakni Agus Raharjo dan Laode Syarif. Rumah Agus yang berlokasi di Bekasi ditemukan benda mencurigakan berupa paralon. Sedangkan, rumah Laode di Kalibata Jakarta Selatan ditemukan pecahan botol dan bekas asap api.

"Beberapa barbuk diketemukan berupa pecahan botol sedang dianalisa kemudian ada bekas asap api sedang dianalisa," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (9/1).

Rekomendasi