Saat UN, sekolah di Gunung Kidul diwajibkan siapkan generator

Ada 7 sekolah di Gunung Kidul yang bakal melaksanakan ujian nasional berbasis komputer.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Saat UN, sekolah di Gunung Kidul diwajibkan siapkan generator
Ujian Nasional. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mewajibkan sekolah yang akan melaksanakan ujian nasional berbasis komputer mempersiapkan generator. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik."Kami juga meminta sekolah menyiapkan perangkat uninteruptible power supply (UPS). Hal ini untuk mengantisipasi pemadaman listrik," kata Sekretaris Disdikpora Gunung Kidul Bahron Rosyid, seperti dikutip dari Antara, Minggu (12/4).Ia mengatakan, ada tujuh sekolah yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer di wilayah Gunung Kidul. Di antaranya SMK Negeri 1, SMKN 2, SMKN 3 Wonosari, SMK Negeri 1 Nglipar, SMK 1 Ngawen, SMK Muhammadiyah 1 Playen, dan SMA 1 Wonosari."Persiapan sudah selesai semua, dan dari semalam soal sudah didownload," ucapnya.Bahron menambahkan, pihaknya sudah jauh hari melakukan kordinasi dengan PLN Wonosari dengan mengirim surat permohonan untuk tidak mematikan listrik saat ujian nasional (UN) digelar. Namun pihaknya tetap mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan yang mengakibatkan pemadaman."Nantinya perangkat UPS yang terpasang di setiap ruangan mampu menyimpan data selama 20 menit, sebelum generator dihidupkan. Hal ini untuk mengantisipasi apabila terjadi gangguan," jelasnya.Bahron mengatakan, UN pada 2015 ini diikuti oleh 17.772 peserta. Terdiri dari 10.300 siswa SMP, 2.196 siswa SMA/MA dan 5.276 siswa SMK."Kami berharap ujian nasional bisa berjalan lancar tanpa gangguan," harapnya.

Rekomendasi