Rumah dua lantai di Jalan Tambaksari Selatan, Surabaya ambruk. Belakangan diketahui, penyebab insiden itu karena usia bangunan sudah cukup tua.
Akibat peristiwa itu, satu orang meningal dunia dan dua lainnya terluka.
Kapolsek Tambaksari, Kompol M Akhyar, mengatakan pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Hasilnya rumah yang berada di Gang 4 No 11-A Surabaya itu ambruk diduga karena pondasinya yang sudah lama.
"Rumah itu sudah ditempati 4 generasi. Bangunan lama, hanya ditambah-tambahi pemasangan keramik di dinding tembok tanpa mengganti struktur pilar bangunan dengan semen cor bertulang. Oleh karena masih berstruktur pilar pilar kayu sebagai penyangga dan sudah termakan usia maka bangunan tidak kokoh lagi," tegasnya, Rabu (25/8).
Ia menambahkan, sekitar pukul 09.00 Wib, terdengar gemuruh dari lantai dua. Berdasarkan keterangan para saksi, alas lantai dua diduga ambruk lebih dulu, kemudian disusul tembok atau dinding lantai dua.
"Alas lantai 2 ambruk mengakibatkan dinding tembok lantai atas sisi kanan juga tertarik dan ikut ambruk. Rumah tidak sedang pengerjaan renovasi atau pembangunan," tambahnya.
Atas kejadian tersebut, korban atas nama Fitri Rina Wulandari, meninggal dunia saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Dr Soetomo. Korban kedua adalah Moch. Nauval Harianto. Hingga kini ia masih dalam perawatan Rumah Sakit Dr Soetomo.
Korban ke 3 diketahui bernama Nani Sumarni. Ia adalah orang tua dari Fitri Rina Wulandari, korban meninggal dunia.