Ribuan orang di Bekasi tertipu investasi bodong minyak goreng
Merdeka.com - Ribuan warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengaku tertipu investasi bodong sebuah koperasi. Uang senilai puluhan miliar rupiah dari iuran 1.600 anggotanya, diduga ditilep pengurus koperasi.
"Saya mendaftar menjadi anggota membayar Rp 5,5 juta. Pengurus berjanji dengan investasi sebesar itu akan mendapatkan minyak goreng kemasan sebanyak 700 liter," kata anggota Koperasi BMS, Totok Sugiarto, Rabu (14/10).
Menurut dia, minyak sebanyak yang dijanjikan akan diberikan secara bertahap sampai tujuh bulan. Dia pun bersedia berinvestasi, mengingat harga minyak goreng di pasaran cukup mahal sudah mencapai Rp 13.500 per liter.
"Di koperasi hanya Rp 7.800 per liter. Jauh lebih murah dibanding di pasaran," kata pedagang makanan ini.
Saking murahnya tawaran itu, kata dia, pengikut koperasi sudah mencapai sekitar 2.422 orang.
Di awal, pemberian minyak goreng 100 liter perbulan lancar. Namun memasuki bulan Oktober 2015 ini, mulai tersendat.
Akibatnya pengikut marah dan menggeruduk kantor koperasi di di Ruko Villa Mutiara Cikarang 2 Blok R1 No 21 dan 25, Desa Sukasejati, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Senin malam lalu. Polisi yang mendapatkan laporan segera menenangkan, kini kantor koperasi itu telah dipasangi garis polisi.
Kuasa Hukum dari Koperasi KBS, Naufal Alrasyid mengatakan, total sebanyak enam orang pengurus telah ditahan penyidik Polresta Bekasi sejak Selasa kemarin. Mereka disangka melakukan penipuan dan penggelapan. "Kita masih mengupayakan musyawarah dengan para anggota koperasi," katanya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya