Ratusan pendekar di Kediri rusak bus peziarah dan toko

Aksi perusakan memicu kemarahan warga dan berupaya mengusir para pelaku dengan senjata tajam dan tongkat.

Imam Mubarok
Oleh Imam Mubarok - Reporter
Ratusan pendekar di Kediri rusak bus peziarah dan toko
Ilustrasi bentrok. Merdeka.com

Ratusan massa dari perguruan silat SH Teratai mengamuk, akibatnya bus berisi peziarah yang menuju makam Gus Miek di Desa Jabang Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, Jumat dini hari (25/4) dirusak. Tak hanya bus para pesilat itu juga merusak toko milik warga di sekitar Pasar Jabang.Fedho, salah satu warga yang dikonfirmasi merdeka.com, menjelaskan kejadian perusakan terjadi ketika Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia (GASMI) mengadakan perkumpulan di Lapangan Jabang Kecamatan Mojo, kegiatan tersebut diendus oleh massa SH dengan mengerahkan ratusan massa. Namun akhirnya, massa SH dibubarkan oleh warga"Informasi awal yang saya terima merasa tidak terima dengan pembubaran massa SH, akhirnya berulah dengan merusak bus peziarah yang menuju makam Gus Miek dan juga merusak toko yang ada di Pasar Jabang," kata Fedho, Jumat dini hari (25/4).Aksi perusakan memicu kemarahan warga, dengan senjata tongkat, pedang dan senjata lainnya warga mengejar massa SH yang telah membuat keonaran di wilayahnya. Kejadian tersebut langsung mendapat tanggapan dari aparat keamanan yang menerima laporan terjadinya kerusuhan tersebut.Dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota, AKBP Budhi Herdi S, ratusan aparat kepolisian dikerahkan untuk menjaga keamanan dan mengejar massa SH yang telah membuat kerusuhan.Dikonfirmasi melalui Kabag Humas Polres Kediri Kota, AKP Siswandi, menjelaskan saat ini anggotanya sedang siaga di sekitar lokasi kejadian dan sebagian mengejar massa SH yang membuat kerusuhan."Kami masih siaga di lapangan dan mengejar massa SH yang telah membuat kerusuhan," katanya pada merdeka.com.

Rekomendasi