Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ratusan paket mi instan berstiker Wahidin-Andika disita di Banten

Ratusan paket mi instan berstiker Wahidin-Andika disita di Banten ratusan mi instan cawagub banten. ©2017 Merdeka.com/dwi prasetya

Merdeka.com - Petugas dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Serang, menggerebek sebuah rumah di Perumahan Bumi Ciruas Permai, Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten. Mereka menyita ratusan paket mi instan dengan stiker bergambar pasangan Cagub Cawagub Banten nomor urut 1, Wahidin Halim–Andika Hazrumy.

Rumah milik seorang warga bernama Rizal di Kecamatan Ciruas diduga dijadikan tempat penampungan ratusan paket sembako berisi mi instan dan beras itu. Dalam penggerebekan, petugas Panwaslu Kabupaten Serang menemukan sepuluh karung berisi ratusan paket.

"Kita peroleh informasi akan ada pembagian mi instan, ternyata benar. Kita temukan di lokasi, posisinya memang belum dibagikan," kata Anggota Panwaslu Kabupaten Serang, Yadi, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (15/2).

Dikatakan Yadi, teknis pembagian paket dengan cara warga diminta mengambil paket di kediaman Rizal. "Saya belum mengetahui posisi (jabatan) Rizal di desa sebagai apa. Kita akan lakukan klarifikasi dan pendalaman," kata Yadi.

Sementara itu, anggota Panwas Kabupaten Serang, Hasan, menyatakan Rizal tercatat sebagai pegawai kontrak di Kecamatan Ciruas. Menurut dia, selain bekerja sebagai pegawai kontrak di Kecamatan Ciruas, Rizal diketahui sebagai anggota Komunitas Warga Ciruas (Koaci).

"Dia itu ngakunya dari Koaci, seperti kelompok masyarakat dan itu baru dibentuk saat Pilkada saja," jelasnya.

Di tempat yang sama, Rizal membenarkan jika dia bekerja di Kecamatan Ciruas sebagai tenaga kontrak. "Iya pak, tapi cuma pegawai kontrak, paling kalau ada surat menyurat saya yang ngurus anterin," kata Rizal.

Saat ditanya asal mi instan yang ada di rumahnya, Rizal mengaku mendapatkannya dari Ketua Koaci bernama Dayat. Dia pun mengaku diminta Dayat membagikan paket itu kepada masyarakat.

"Saya dapat dari pak Dayat, cuma diperintahkan saja, tidak tahu kalau isinya ada stiker, tapi saya pendukung nomor satu dari hati nurani. Saya pun baru membagikan 50 bungkus," ucap Rizal.

Saat ini, Rizal diamankan oleh Panwaslu Kabupaten Serang dan dimintai keterangan. Informasi di internal Panwaslu, selain Rizal, petugas juga mengamankan Dayat. Hingga berita ini diturunkan, wartawan belum mendapat klarifikasi resmi dari pihak tim pemenangan Wahidin Halim-Andika.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP