PSI: Tolak Jual Paksa Tiket MotoGP, Dukung Beri Diskon Masyarakat NTB

Menurutnya, ada ASN yang juga sekaligus adalah ibu rumah tangga. Di mana saat ini, dia mengungkapkan, sedang memikirkan harga minyak goreng, tahu tempe dan beras yang tengah naik.

Rita
Oleh Rita - Reporter
PSI: Tolak Jual Paksa Tiket MotoGP, Dukung Beri Diskon Masyarakat NTB
Sirkuit Mandalika Lombok. ©Antara/MGPA

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) NTB mendukung upaya pemerintah daerah untuk menyukseskan MotoGP di Mandalika, Lombok. Namun, jangan sampai menggunakan cara yang tidak benar dalam pelaksanaannya.

"Menurut kami ASN jangan diwajibkan beli tiket MotoGP. Tidak perlu dimobilisasi dari pejabat publik. Karena tidak semua orang juga senang nonton balap motor. Tidak boleh dipaksakan. Bahwa ini adalah gawe pemerintah yang harus sama-sama kita sukseskan, kami setuju tapi tidak dengan cara paksa,” kata Ketua DPW PSI NTB Dian Sandim Utama dalam keterangannya, Kamis (3/3).

Menurutnya, ada ASN yang juga sekaligus adalah ibu rumah tangga. Di mana saat ini, dia mengungkapkan, sedang memikirkan harga minyak goreng, tahu tempe dan beras yang tengah naik.

Namun, Dian menerangkan, ada beberapa solusi yang dapat diambil Pemprov NTB untuk meningkatkan pembelian tiket MotoGP pertama di Indonesia tersebut. Yaitu dengan menawarkan harga tiket dengan potongan harga, di mana itu ditujukan bagi ASN dan masyarakat NTB.

"Rakyat NTB sebagai tuan rumah jangan sampai menjadi tamu di acara yang digelar di tanah mereka sendiri. Bagus kalau rakyat NTB dapat diskon khusus,” tutupnya.

Halaman
Rekomendasi