Polres Metro Depok menggelar kegiatan vaksinasi massal salah satunya digelar di Kabeda, Jalan K.H Usman, Kukusan, Beji, Depok, Jawa Barat. Diketahui, kegiatan vaksinasi massal ini ditargetkan mencapai satu juta per hari di seluruh Indonesia.
Kapolres Metro Depok Kombes Imran mengatakan, vaksinasi yang diberikan kepada masyarakat Depok ini adalah jenis sinovac dengan target 1.000 orang.
"Hari ini kita melaksanakan vaksin massal dan pembagian sembako dalam rangka hari bakti Bhayangkara. Jadi yang kita laksanakan di rumah makan Kabeda ini, kurang lebih 1.000 vaksin yang kita sebar ke masyarakat," kata Imran di lokasi, Sabtu (26/6).
"(Sasaran) Seluruh masyarakat, jadi kita ratakan dari beberapa wilayah Kecamatan, sejumlah 1.000 vaksin yang akan kita berikan," sambungnya.
Namun, apabila ada warga yang mempunyai KTP Jakarta masih diperbolehkan untuk vaksin. Asal memang masih tinggal di wilayah Depok.
"(KTP Jakarta) Boleh, kalau dia KTP Jakarta asalkan dia tinggal di Depok kita layanin," ujarnya.
Meski sudah melakukan vaksin, ia ingin agar masyarakat tetap tidak abai dengan Prtokol Kesehatan (Prokes) yang sudah ada. Karena, hal ini juga menjadi salah satu cara memutus matai rantai penyebaran Covid-19.
"Masyarakat ikuti prokes, sehat, Indonesia kembali pulih seperti sedia kala. Harapan saya untuk masyakarat yang sudah merasakan vaksin, agar tetap mengikuti prokes, tidak keluar rumah kecuali hal-hal yang penting. Untuk dua minggu ke depan vaksin kedua," ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Beji Kompol Agus Khoeron mengatakan, kegiatan vaksinasi ini rencananya bakal dilakukan hingga pukul 14.30 WIB.
"Nanti targetnya insya Allah, mudah-mudahan tidak meleset jam 14.30 WIB. Karena kita menyiapkan vaksinator ada 10 tim," ujar Agus.
Meski ditargetkan hanya 1.000 vaksin, namun pihaknya sudah bekerjasama dengan tim lain agar bisa menambahkan jumlah vaksin tersebut. Hal ini melihatnya animo masyarakat yang cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan tersebut.
"Hari ini targetnya 1.000. Namun kita koordinasi dengan Urkes Polres dan Tim Dokkes Polda agar jumlah vaksinnya ditambahin lebih dari 1.000. Karena yang terdaftar sudah 1.000 lebih dan animo masyarakat sangat tinggi," ungkapnya.
"Kalau vaksinatornya itu ada beberapa dari TNI, kemudian ada beberapa dari Bhayangkari. Nah yang paling banyak emang tim Urkes dan kesehatan dari Polda dan dari Polres Metro Depok. Ada juga dari beberapa entitas masyarakat yang memang dia paham di kesehatan," tutupnya.