Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polres Mimika pastikan pembakaran toko minuman alkohol tak terkait pilkada

Polres Mimika pastikan pembakaran toko minuman alkohol tak terkait pilkada Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapolres Mimika Papua AKBP Agung Marlianto memastikan peristiwa pembakaran Toko Dingin 77 SP 2 Timika tidak terkait Pilkada di wilayah tersebut. Untuk diketahui toko yang menjual minuman beralkohol itu dibakar sekelompok massa, Kamis (5/7) petang.

"Kami tegaskan permasalahan ini tidak ada kaitannya dengan proses Pilkada yang sedang berlangsung di Mimika," kata Agung.

Kapolres AKBP Agung Marlianto mengimbau warga setempat agar menahan diri dengan tidak melakukan aksi-aksi yang sifatnya anarkis.

"Kalau ada permasalahan laporkan segera ke kepolisian. Kami akan mengusut sampai tuntas," ujar AKBP Agung.

Ia meminta warga tetap tenang dan menjaga kamtibmas di wilayah setempat. Karena hal itu bukan hanya tanggung jawab aparat melainkan seluruh komponen masyarakat.

Sebab hanya dalam situasi yang kondusif maka aktivitas perekonomian masyarakat dan pemerintahan di Mimika bisa berjalan normal, seperti diberitakan Antara.

"Saat pemungutan suara Pilkada pekan lalu, situasi di Mimika relatif aman dan konduaif. Sekarang setelah di ujung pleno rekapitulasi suara tingkat distrik dan kabupaten malah mulai muncul intrik-intrik yang mewarnai gangguan kamtibmas. Ini semua tidak ada kaitan satu sama lain," tambahnya.

Sebelumnya, ratusan orang membakar bangunan Toko Dingin 77 SP 2 Timika pada Kamis petang menyusul kematian James Abugau (26), warga Lorong Pisang, Kelurahan Wanagon-SP 2, Timika.

Massa mencurigai kematian Abugau terjadi usai menenggak minuman beralkohol yang dibeli dari Toko Dingin 77 tersebut. Hingga Kamis malam, aparat kepolisian dibantu TNI masih bersiaga di depan Toko Dingin 77 SP 2 Timika yang sudah ludes terbakar.

Toko yang dibakar massa itu berjejeran dengan ruko-ruko lainnya, tepat di depan SPBU Timika Jaya di Jalan Cenderawasih yang menghubungkan Timika-Kuala Kencana.

Kapolres mengatakan awalnya ditemukan sesosok jenazah di sekitar Lorong Pisang, Kelurahan Wanagon sekitar pukul 11.00.

Tak lama kemudian, kerabat korban berkumpul lalu massa bergerak ke Toko Dingin 77 SP 2 yang sehari-hari menjual aneka minuman beralkohol untuk melakukan pembakaran.

Sebelum melakukan pembakaran, massa yang seluruhnya warga asli Papua mengobrak-abrik bangunan ruko dan menghancurkan ribuan botol minuman beralkohol. Massa yang jumlahnya sangat banyak itu tumpah ruah ke jalan raya lalu membakar bangunan ruko berlantai dua itu.

Beberapa orang sempat terjebak dalam ruko saat sekitar tujuh petak ruko mulai dilalap api. Mobil pemadam kebakaran baru tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 saat api sudah membakar sebagian besar bangunan ruko.

Tim pemadam kebakaran bersama polisi dan TNI berjibaku memadamkan api. Selanjutnya sekitar pukul 18.15 petugas kepolisian sempat melepaskan beberapa kali tembakan peringatan lantaran warga tak mau menjauh dari lokasi kebarakan. Hingga pukul 18.20 warga masih memadati ruas Jalan Cenderawasih sehingga aktivitas lalu lintas di jalur Timika - Kuala Kencana sementara lumpuh total.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP