Polres Kuansing tangkap buronan begal yang tewaskan pelajar SMP

Wandi ditangkap polisi di Kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Sabtu (13/10), sekitar pukul 18.00 WIB. ‎Barang bukti yang berhasil disita berupa Handphone serta tas pakaian.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Polres Kuansing tangkap buronan begal yang tewaskan pelajar SMP
Polres Kuansing tangkap pelaku begal tewaskan pelajar SMP. ©2018 Merdeka.com

Anggota Reskrim Polres Kuantan Singingi menangkap buronan kasus begal yang tewaskan pelajar SMP. Pelaku bernama Ersuwandi alias Wandi (36), warga Desa Koto Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.

"Pelaku ini adalah tersangka terakhir yang kita tangkap setelah buron beberapa hari. Dua tersangka sebelumnya sudah kita tangkap, mereka pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal," ujar Kapolres Kuantan Singingi AKBP Fibri Karpiananto kepada merdeka.com, Senin (15/10).

Wandi ditangkap polisi di Kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Sabtu (13/10), sekitar pukul 18.00 WIB. ‎Barang bukti yang berhasil disita berupa Handphone serta tas pakaian.

"Pelaku Wandi bersama dua temannya melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap pelajar SMP inisial Riz (15), di Pasar Baru Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir," kata Fibri.

Peristiwa itu pada Selasa (25/9) sekitar pukul 16.30 WIB, Rizki Ramadan izin kepada orangtuanya untuk pergi ke tempat fotocopy buku, menggunakan sepeda motor Kawasaki KLX.

‎‎"Korban keluar dengan kawannya yang bernama Dedeng (salah satu pelaku). Namun hingga malam harinya, korban tak kunjung pulang ke rumah. Akhirnya orangtua korban melapor ke petugas," ucap Fibri.

Lalu Jumat (12/9) sekitar pukul 18.00, berdasarkan informasi dari masyarakat personel gabungan Sat Reserse Polres Kuansing dengan Unit Jatanras Dit Reskrimum Polda Riau dengan personel Reskrim Polres Bengkulu melaksanakan penyelidikan terhadap pelaku.

Polisi datang ke lokasi yang dicurigai tempat persembunyian Wandi, di Kelurahan Pagar Dewa. Keesokan harinya, ‎petugas gabungan berhasil melakukan penangkapan terhadap rekan Wandi.

‎Dua pelaku yang ditangkap polisi yaitu AM alias Dedeng (18) warga Desa Kepala Pulau, serta As (38) warga Desa Batu Rijal. Mereka merampas Kawasaki KLX milik Rizki, kemudian membunuh korban dan membuang mayatnya ke sungai.

Ayah korban Nov (45), seorang PNS sempat melaporkan kehilangan anaknya. Kemudian polisi melakukan pencarian. Tak lama kemudian mayat korban ditemukan mengapung di sungai Rabu (26/9) pukul 17.00 WIB. Dari hasil visum, ditemukan luka sayat di seluruh leher korban. Kini ketiga pelaku ditahan polisi untuk proses hukum lanjutan.

Rekomendasi