Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi AKBP Rahmat Sumekar mengatakan banyak pemudik melintasi jalan arteri Pantura Bekasi, demi menghindari penyekatan yang ketat di jalan Tol Jakarta-Cikampek.
"Pindah (dari tol ke arteri), tapi trennya tetap menurun (lalu lintas harian pemudik di jalan arteri)," kata Rahmat ketika dikonfirmasi, Senin (4/5).
Selama penyekatan sejak 24 April lalu hingga kemarin petang, kata dia, ada sebanyak 1.082 kendaraan penumpang yang membawa pemudik dihentikan di tiga titik penyekatan di Kabupaten Bekasi.
Menurutnya, paling banyak kendaraan diputar balik ke arah Jakarta berada di Kedungwaringin perbatasan dengan Karawang, yang merupakan akses utama menuju ke Jalur Pantura.
Dia mengatakan, tren pemudik melintas menuju ke jalur Pantura menurun karena sudah tahu jika ada penyekatan. Karena itu, jika ketahuan pemudik akan diputarbalik supaya kembali ke asal pemberangkatannya. Adapun titik penyekatan di Kedungwaringin ada dua jalur alternatif yaitu Pebayuran dan Cibarusah.
"Menjelang pertengahan hingga akhir Ramadan akan ada penebalan, tapi khusus di Kedungwaringin," ucap dia.