Polisi Sebut Jumlah Korban Pencabulan SM Kemungkinan Bertambah

Penyidik Polrestro Depok, Jawa Barat memeriksa sejumlah saksi guna mendalami kasus pencabulan yang dilakukan SM (42). Setidaknya sudah ada enam saksi yang diperiksa. Para saksi ada yang berasal dari salah satu keluarga korban. Sedangkan untuk jumlah korban kemungkinan bertambah. Saat ini yang melapor baru dua orang.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Polisi Sebut Jumlah Korban Pencabulan SM Kemungkinan Bertambah
Ilustrasi borgol. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Penyidik Polrestro Depok, Jawa Barat memeriksa sejumlah saksi guna mendalami kasus pencabulan yang dilakukan SM (42). Setidaknya sudah ada enam saksi yang diperiksa. Para saksi ada yang berasal dari salah satu keluarga korban. Sedangkan untuk jumlah korban kemungkinan bertambah. Saat ini yang melapor baru dua orang.

"Kemungkinan ada tambahan (korban), sekali lagi tapi korban butuh privasi. Karena dia peristiwanya mungkin sudah lama dan meminta untuk tidak diungkit. Yang jelas pelaku sudah mengakui dan bertanggung jawab atas perbuatannya," kata Kapolrestro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, Rabu (17/6).

Saat ini kondisi kedua korban masih mengalami trauma. Oleh karenanya penyidik memfokuskan pada trauma healing. Karena kestabilan kejiwaan korban sangat penting dalam proses penyelidikan.

"Kami cenderung ke korban dulu, karena untuk kebutuhan penyidikan anak dan kestabilan anak dalam memberikan keterangan. Kalau dari pelaku mungkin nanti ada dari kuasa hukum pelakunya ya," pungkasnya.

Diketahui bahwa SM telah mencabuli sejumlah anak laki-laki di dalam rumah ibadah. Aksi itu sudah berlangsung lama, dan baru diketahui oleh pihak rumah ibadah. Setelah diyakini kebenarannya, barulah kasus ini dilaporkan ke polisi. Pelaku mendekam di sel Polrestro Depok.

Rekomendasi