Merdeka.com tersedia di Google Play


Polisi jujur Miran terkenang penghargaan khusus dari Pak Harto

Reporter : Alvin Nouval, Vizcardine Audinovic | Sabtu, 6 April 2013 03:04


Polisi jujur Miran terkenang penghargaan khusus dari Pak Harto
Mayor polisi Miran. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kejujuran dan ketegasan Miran selama menjadi polisi memang membawa berkah tersendiri baginya. Polisi Miran pernah mendapatkan penghargaan dari Presiden Soeharto pada 1997. Dia satu dari enam polisi terbaik yang mendapat penghargaan dari seluruh Indonesia.

Penghargaan itu turut berperan membawa dirinya menduduki beberapa posisi tinggi di Polresta Malang. Kepada merdeka.com, Rabu (3/4), pria yang pensiun dengan pangkat mayor menceritakan kariernya di Polresta Malang. Dia tercatat pernah menduduki posisi seperti waka primko (Wakil Kepala Primer Koperasi) dan Kasat Sabhara (Satuan Bhayangkara) Polresta Malang.

Adapun untuk menduduki jabatan tersebut tidaklah didapat Mayor Miran dengan mudah. Dia mengaku meniti kariernya dari bawah tanpa ada bantuan jalur belakang sama sekali.

Karier Miran di kepolisian sendiri dimulai ketika dirinya lulus dari Sekolah Perwira di Malang pada 1970. Saat itu, dirinya langsung bergabung menjadi anggota dari Satuan Brimob Polresta Malang.

Sembari meniti karirr dari bawah ini, Miran juga memanfaatkan waktunya untuk menimba ilmu di Universitas Merdeka Malang. "Saya disamping ikut Brimob, juga ikut kuliah sebetulnya di Jurusan Ilmu Sosial Politik Unmer," terang Miran.

Sayangnya, karena urusan dinas, Mayor Miran memutuskan untuk mundur setelah berkuliah selama 3 tahun. "Saya belum menempuh sarjana muda dari Unmer itu, terus fokus ke pekerjaan," lanjut Miran.

Meski memulai profesinya dari bawah, Mayor Miran melakukannya dengan sepenuh hati. Hal ini terbukti dari ketegasan dan kejujurannya yang diakui publik Malang. Saat melihat pelanggaran lalu lintas misalnya, Mayor Miran pun tidak akan tutup mata, mulai dari tukang becak hingga perwira TNI pun akan diperingatkan.

Uniknya, berbeda dengan oknum polisi yang sering memanfaatkan momen tersebut untuk mencari pendapatan tersendiri, Miran tidak melakukannya.

Hal ini pula yang membuat Miran diusulkan oleh Wali kota Malang dan Gubernur Jawa Timur menerima penghargaan Abdi Satya Bakti di tahun 1997.

Penghargaan tersebut diberkan langsung oleh Presiden Soeharto. Saat itu ia menjabat sebagai Kepala satuan Samapta bhayangkara (Kasat Sabara). "Saya tidak tahu kok bisa mendapat penghargaan ini. Tahu-tahu sudah dipanggil untuk ke Jakarta," ujar Miran.

Dia menunjukkan secarik telegram yang isinya pengumuman penerimaan penghargaan Abdi Satya Bakti. Penghargaan tersebut diberikan kepada enam polisi dari seluruh Indonesia atas pengabdiannya pada masyarakat. Miran mewakili Kota Malang dan Provinsi Jawa Timur yang menerima penghargaan tersebut. Polisi lainnya berasal dari Palembang, Jakarta, Denpasar dan Lampung.

Meski meraih penghargaan tinggi itu, tidak membuat Miran tinggi hati. "Saya tidak tahu kapan dan siapa yang menilai. Saya hanya mengabdi di tengah masyarakat dan bekerja tanpa pamrih," jelasnya. Dia mengaku jika bekerja dengan hati, semua orang akan tahu niat baik seseorang.

Dengan bangga dia kembali menunjukkan foto ketika menerima penghargaan dari Soeharto. "Bagi saya, yang terbaik adalah bekerja dari hati yang paling dalam, tanpa pamrih," pungkas kakek empat cucu itu. Penghargaan tersebut membuktikan bahwa Miran adalah sosok polisi teladan yang mengabdi dengan baik di tengah masyarakat.

Beredar video polisi mengajak damai bule Belanda di Bali

Baca juga:
Polisi jujur Miran, pangkat terakhir mayor rela jadi satpam
Polisi Miran tegur dulu baru tilang, kalau bandel gembosi ban
Polisi Miran tak pernah bawa pistol, senjatanya pentungan rotan
Kisah kehebatan polisi Miran bikin takut wali kota Malang

[tts]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Polisi Teladan, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Polisi Teladan.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Jelajahi 6 perpustakaan terbesar di dunia!
  • 2 Kantor Kecamatan dibakar, sebagian besar kotak suara ludes
  • Kapal feri tenggelam di Korea Selatan bukan pertama kali
  • Dua warga Bekasi menjadi korban penikaman secara tiba-tiba
  • Diduga ikuti instruksi kapten, korban kapal feri malah nahas
  • Kisah hidupnya menyentuh, kini Lena dapat banyak bantuan
  • Kapolda Sulteng: Kemungkinan 2 kantor kecamatan ini dibakar
  • Korea Selatan belum tahu penyebab kapal feri tenggelam
  • JIS janji segera urus izin resmi pendidikan ke Kemendikbud
  • 5 Pembunuh pasutri kaya di Bandung terancam hukuman mati
  • SHOW MORE