Dampak abu vulkanik Gunung Barujari di Lombok NTB, tidak hanya dirasakan di wilayah Nusa Penida Kulung, Karangasem dan Gianyar. Bahkan di Kota Denpasar, sejak pagi tadi kulit terasa terbakar akibat kena debu halus vulkanik. Selain menyebabkan mata perih, bau debu juga sangat menyengat. Mengantisipasi terjadinya dampak yang lebih besar, Kepolisian Denpasar Barat, merasa peduli dan langsung melakukan penghentian kendaraan bermotor untuk dibagikan masker.Menariknya, sejumlah pengendara motor yang terlihat tidak melengkapi identitas buru-buru balik arah ketika Satuan kepolisian ramai di jalan Ahmad Yani Denpasar membagikan masker. Pengendara ini menduga polisi tengah menggelar razia. "Ini kami bagi-bagi masker, debunya terasa sekali. Tidak ada razia kendaraan, hanya bagi masker," tutur Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Wisnu Wardana, Kamis (5/11).Dia mengatakan pihaknya akan terus melakukan upaya penyelamatan kepada para pengendara lalu lintas yang ada di wilayahnya. "Ya kita lakukan giat simpatik pembagian masker karena kita terkena dampak letusan gunung Barujari ya. Bagi yang sudah pakai masker tidak kita hentikan," ungkap Wisnu.Wisnu juga mengimbau kepada seluruh warga yang ada di wilayah Denpasar Barat dan sekitarnya untuk memarkir mobil atau sepeda motor di halaman terbuka agar kap mobil atau tangki sepeda motor dalam keadaan bersih. Diharapkan juga pengendara tetap menyalakan lampu meskipun di siang hari."Besok, Jumat (6/11) jam 04.30 WITA tolong lakukan pengamatan. Jika ada Debu, tulis "VA ...." (contoh "VA Sanur") lalu di foto dan dikirim ke Polsek terdekat di kota Denpasar. Hasilnya Akan dishare di grup airport community sebagai bahan untuk pengambilan keputusan," tutup Wisnu.
Polisi Denpasar bagi-bagi Masker disangka gelar Razia Kendaraan
Karena abu vulkanik Gunung Barujari di Lombok NTB berimbas ke Bali, polisi bagi-bagi masker.
Rekomendasi