Polres Metro Jakarta Utara masih mendalami pengemudi mobil merek Pajero yakni OK alias OT yang sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait penganiayaan seorang sopir kontainer di Jalan Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara, pada Sabtu (26/6). OK sendiri diketahui sempat kabur ke daerah Jawa Timur saat aksinya viral di media sosial.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan, pihaknya saat ini masih bekerja dan mendalami terkait pistol yang diduga telah digunakan oleh tersangka kepada sopir kontainer.
"(Hasil pendalam kepemilikan pistol) Anggota kami masih bekerja," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (29/6).
Oleh karena itu, dia belum bisa menjelaskan lebih jauh lagi terkait kepemilikan dan penggunaan pistol tersebut.
Sebelumnya, polisi masih mendalami OK alias OT seorang pengemudi mobil Pajero Sport yang telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan terhadap seorang sopir kontainer di Jalan Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara, pada Sabtu (26/6) lalu.
"Masih kita dalami sampai saat ini tersangka masih di periksa," kata Wakapolres Jakarta Utara, AKBP Nasriadi saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (28/6).
Pemeriksaan tersebut, kata Nasriadi, termasuk dugaan tersangka yang sempat menodongkan pistol ke arah sopir kontainer. Sebab, dari hasil pengakuan sementara tersangka hanya menganiaya menggunakan stick besi.
"Pengakuan tersangka itu stick tapi masih kita dalami (penggunaan pistol)," katanya.
Diketahui, berdasarkan sebuah video yang merekam pengakuan sopir kontainer. Dia mengaku sempat ditodongkan pistol oleh OK yang mengemudikan mobil Pajero dengan nomor polisi B 1861 QH.
Menurutnya pengendara Pajero itu tak terima diklakson olehnya. Padahal klakson dibunyikan atas tindakan si pengendara Pajero yang telah membuatnya kaget karena belok dan mengerem mendadak.
Karena tak terima, pengendara Pajero itu keluar mobil dan memanjat pintu truk.
"Gara-garanya cuma mengklakson doang. Enggak nabrak sama sekali, lecet pun. Sebenarnya dia yang salah, tiba-tiba buang (belok) ke kiri ya saya klakson dong," kata Egi, sopir truk kontainer seperti dikutip dari laman Instagram akun @tnilovers18.
Karena melihat OK membawa pistol, si sopir kontainer pun kian takut. Ia memilih kabur dan dikejar. Namun sayangnya pengendara Pajero itu bisa memberhentikannya dan kembali melayangkan pukulan.
"Awalnya pakai nodong pakai pistol. Habis kejar-kejaran, kena lagi saya. Baru saya dipukulin pakai tongkat. Enggak sempat nembak," papar si sopir dalam video.
Pria arogan itu tak segan menodongkan senjata api ke arah wajah Egi. Lantaran takut ditembak, ia pun memilih kabur dan segera melapor ke kantor polisi.
Selain itu ia meminta surat bukti visum dari rumah sakit. Wajahnya mengalami sejumlah luka dan memar.
"Saya takut sama pistol, makanya saya kabur. Ditodong ke muka saya, pas kaca. Takut ditembak makanya saya kabur. Habis bikin laporan ke Polres sama dari UGD RS," pungkas Egi.