Pertokoan terhalang tanaman, Pemkot Solo bakal bongkar taman hijau

Pembongkaran taman juga diperlukan untuk mendukung rencana program contra flow bus Batik Solo Trans tahun ini.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Pertokoan terhalang tanaman, Pemkot Solo bakal bongkar taman hijau
Taman hijau di Jl Slamet Riyadi. ©2016 Merdeka.com

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) berencana membongkar taman di sisi selatan Jalan Slamet Riyadi, yang merupakan jalur utama kota. Taman yang tertata rapi dan membelah tengah kota tersebut akan diganti dengan pot tanaman.

Rudi mengatakan pembokaran tersebut mempertimbangkan keberadaan pertokoan di sisi selatan Jalan Slamet Riyadi. Pasalnya, ia menilai pertokoan itu tak berkembang lantaran terhalang tanaman tersebut.

"Kami tetap akan membongkar taman dan menggantinya dengan pot tanaman. Kalau ada reaksi pro dan kontra, itu hal biasa. Silahkan saja kalau ada yang menolak. Pembongkaran taman di median Jalan Jenderal Sudirman dulu, awalnya juga menuai pro dan kontra. Tapi sekarang kondisinya jauh lebih baik," ujar Rudy, Kamis (24/3).

Rudy menambahkan pembongkaran taman juga diperlukan untuk mendukung rencana program contra flow bus Batik Solo Trans (BST) yang akan direalisasikan pada tahun ini. Penataan taman untuk mendukung adanya halte BST di Jalan Slamet Riyadi. "Jadi jika tetap dipertahankan akan menghalangi pandangan jalan BST. Sehingga perlu penataan taman di sisi selatan Jl. Slamet Riyadi," katanya.

Rudy berjanji pembongkaran taman tidak akan menghilangkan tanaman yang ada. Tanaman perdu yang akan dihilangkan digantikan tanaman perdu dengan ditempatkan dalam pot. Hal ini sekaligus mengantisipasi kerusakan tanaman perdu akibat diinjak-injak warga saat aktivitas car free day (CFD) maupun gelaran kirab atau karnaval.

Rekomendasi