Pernah Jadi Mediator Konflik, JK Ngaku Kenal Baik Presiden Ashraf & Petinggi Taliban

Sebagai mediator, JK mengatakan dituntut untuk bisa memahami setiap detail akar masalah maupun latar belakang para aktor-aktornya. Tanpa itu, menurut dia, mustahil seorang penengah konflik bisa bekerja secara profesional.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pernah Jadi Mediator Konflik, JK Ngaku Kenal Baik Presiden Ashraf & Petinggi Taliban
Jusuf Kalla Bertemu Presiden Afghanistan Bahas Solusi Konflik. ©2020 Ade Danhur/Staff JK

Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Muhammad Jusuf Kalla (JK) mengaku mempunyai hubungan baik dengan pendiri dan wakil pemimpin milisi Taliban, Mullah Baradar. JK mengatakan hubungan baik dengan Mullah Baradar di latar belakangi posisinya sebagai mediator konflik antara Taliban dengan Pemerintah Afghanistan.

"Saya secara personal hubungan baik dengan Presiden Ghani, secara personal saya (juga) hubungan baik dengan Mullah Baradar, pemimpin Taliban. Banyak orang bertanya, ada apa?" ujar JK dalam sebuah diskusi daring yang digelar Universitas Paramadina lewat daring, Kamis (19/8).

Sebagai mediator, JK mengatakan dituntut untuk bisa memahami setiap detail akar masalah maupun latar belakang para aktor-aktornya. Tanpa itu, menurut dia, mustahil seorang penengah konflik bisa bekerja secara profesional.

"Sama dengan waktu penyelesaian Poso dan Ambon. Dua-dua pihak saya undang dengan adil, yang satu saya undang 20 orang, yang satunya saya undang juga 20 orang," beber JK.

Tanpa keadilan, menurut JK, seorang mediator pun sulit untuk bisa dipercaya oleh pihak-pihak yang tengah berkonflik.

"Tapi yang paling pokok adalah belajar masalahnya, tahu sejarahnya, tahu siapa orangnya, tahu apa cara berpikirnya dan Anda juga harus detail," ujar dia.

JK menceritakan ketelitian dirinya saat ikut serta merundingkan perdamaian dalam konflik di Aceh. Menurut JK, kala itu sejumlah pihak yang terlibat pada konflik tersebut sampai-sampai JK atur cara berpakaiannya saat hendak mengadakan perundingan.

"Detail-detail itu mediator harus mempunyai," tandasnya.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi