Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perampok spesialis minimarket di Bandung selalu beraksi pakai pistol mainan

Perampok spesialis minimarket di Bandung selalu beraksi pakai pistol mainan Ilustrasi korban penembakan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Tersangka perampokan minimarket berinisial FS (35) selalu menggunakan senjata api mainan untuk menakuti korban, dalam setiap aksinya. Beberapa kali ia pernah masuk bui karena kasus yang sama.

Tahun 2016 ia pernah melakukan percobaan perampokan dengan menodongkan senjata api palsu di kawasan Lengkong, Kota Bandung.

Hal itu disampaikan oleh Kasatreskrim Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo saat ditemui di RS Sartika Asih, Jalan Moch Toha, Bandung, Selasa (20/3).

"Tahun 2016 tersangka pernah melakukan percobaan perampokan. Tapi dilawan oleh korbannya. Ketika dicek ternyata pistol yang dibawa dia mainan," katanya.

Setelah mendekam selama satu tahun di penjara, tersangka bebas dan sempat beraksi di Bali. Pada Maret 2018, FS kembali ke Bandung. Enam minimarket secara beruntun dirampok FS dari hari Senin (19/3) hingga Selasa (20/3).

Namun catatan kriminalnya harus berhenti setelah polisi menembak mati, setelah tersangka berusaha merebut senjata api petugas kepolisian.

Peristiwa itu terjadi saat polisi bersama tersangka menuju rumah tersangka di Ciroyom untuk menggeledah kediamannya.

"Oleh karenanya kita lakukan tindakan tegas dan keras. Pelaku ditembak di bagian dada dan meninggal dunia," ujar Hendro.

Selain pistol mainan, tersangka pun selalu membawa dan senjata tajam berupa golok untuk mengancam korbannya.

"Masih ada tiga orang DPO (daftar pencarian orang). Sudah kita ketahui identitasnya. Cepat atau lambat akan ditangkap. Akan tetapi, kita imbau untuk segera menyerahkan diri," pungkasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP