Per 7 Maret 2021, 2.888.757 Orang Disuntik Vaksin Pertama & 1.133.787 Vaksin Kedua

Sebanyak 2.888.757 orang sudah disuntik vaksin pertama dan 1.133.787 orang menerima suntikan kedua.

Rifa Yusya Adilah
Oleh Rifa Yusya Adilah - Reporter
Per 7 Maret 2021, 2.888.757 Orang Disuntik Vaksin Pertama & 1.133.787 Vaksin Kedua
11.300 Petugas Bandara Soetta Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19. ©2021 Merdeka.com

Kementerian Kesehatan RI melaporkan data terbaru vaksinasi Covid-19. Pada hari ini, Minggu (7/3) ada 339.755 orang yang disuntik vaksin Covid-19. Dengan rincian 336.492 orang yang disuntik vaksinasi tahap 1, sedangkan 3.263 orang menerima suntikan tahap kedua.

Sehingga totalnya, sebanyak 2.888.757 orang sudah disuntik vaksin pertama dan 1.133.787 orang menerima suntikan kedua.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah sedang menjalankan program vaksinasi tahap kedua, yakni dengan menyasar petugas pelayanan publik, pedagang pasar, serta lansia yang berusia di atas 60 tahun. Penyuntikan ini sudah dimulai sejak 17 Februari 2021. Target sasaran vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini mencapai 40.349.051 orang.

Sementara itu, vaksinasi tahap pertama yang sasarannya tenaga kesehatan sudah selesai dilakukan. Vaksinasi tahap pertama itu dilaksanakan sejak 13 Januari 2021. Sasaran tenaga kesehatan yang divaksin mencapai 1.468.764 orang.

Sedangkan vaksinasi tahap tiga direncanakan mulai dilaksanakan pada Juni 2021. Total sasaran vaksinasi Covid-19 di Indonesia sebanyak 181.554.465 orang.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta masyarakat untuk tak ragu mengikuti vaksinasi Covid-19. Pasalnya, vaksinasi bertujuan untuk menciptakan herd immunity (kekebalan komunal) sehingga pandemi Covid-19 dapat segera berakhir di Indonesia.

Terlebih, Jokowi menargetkan sebanyak 182 juta penduduk Indonesia harus divaksin Covid-19. Bukan hanya itu, vaksinasi di Indonesia ditargetkan rampung pada 2021.

"Jangan ragu. Kita berkejaran dengan waktu," ujar Jokowi dikutip dalam akun instagramnya @Jokowi, Minggu, (7/3).

Dia menekankan bahwa vaksin Covid-19 yang tiba di Indonesia telah teruji keamanannya. Mulai dari, pengawasan ketat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga lolos uji klinis di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Vaksin Covid-19 ini telah melalui perjalanan panjang untuk sampai ke kita. Sudah melewati tahapan penelitian, pengujian, juga pengawasan yang ketat dari ilmuwan, WHO, BPOM, dan otoritas lain yang bertanggung-jawab," jelas Jokowi.

Rekomendasi