Panglima dan Kapolri Tinjau Vaksinasi dan Pendistribusian Obat Covid-19 di Bandung

Keduanya mengawali agenda dengan meninjau vaksinasi massal di GOR Arcamanik. Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan meninjau PPKM daruat sekaligus pembagian bantuan sosial di Kelurahan Turangga, Kota Bandung hingga mengecek gudang penyimpanan obat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Panglima dan Kapolri Tinjau Vaksinasi dan Pendistribusian Obat Covid-19 di Bandung
Panglima TNI dan Kapolri tinjau PPKM Darurat di Bandung. ©2021 Merdeka.com/Aksara Bebey

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau pelaksanaan PPKM darurat di Kota Bandung. Salah satu yang disoroti adalah proses pemberian obat gratis kepada warga yang terpapar Covid-19.

Dalam kunjungannya itu turut hadir pula Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Keduanya mengawali agenda dengan meninjau vaksinasi massal di GOR Arcamanik. Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan meninjau PPKM Darurat sekaligus pembagian bantuan sosial di Kelurahan Turangga, Kota Bandung hingga mengecek gudang penyimpanan obat.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menilai penyelenggaraan vaksinasi mendapat dukungan dan antusiasme masyarakat. Pemberian obat bagi warga yang sedang isolasi mandiri pun sudah berjalan.

"Kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di kota Bandung ini, ada tiga tempat dan berjalan dengan baik dan antusias masyarakat sangat bagus," kata Hadi, Jumat (16/7).

“Pembagian obat-obatan yang kemarin di launching oleh bapak presiden, kami meyakinkan apakah sampai ke tangan masyarakat yang sedang melaksanakan isolasi mandiri ini, paket obat yang diberikan. Setelah saya cek, yang melaksanakan isolasi mandiri sudah menerima obat, rata-rata menerima obat paket dua,” kata dia.

Lebih lanjut dia memastikan bahwa tempat penyimpangan obat di gudang di markas TNI sudah sesuai standar. Semua pencatatan dan pengawasan distribusi berjalan dengan baik.

Dia menginstruksikan jajarannya terus berkoordinasi sekaligus mengecek data base bersama puskesmas untuk mengetahui warga yang membutuhkan obat. Pemberian obat dan suplemen atau vitamin pun berlaku bagi warga yang terpapar Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG).

“Saya lihat sesuai standar termasuk pencatatan pengawasan termasuk obat yang keluar masuk, kemudian saya cek juga apakah koordinasi antara Puskesmas kemudian Babinsa dan bhabinkamtibmas berjalan baik, ternyata sesuai rencana,” terang dia.

“Laporkan saja kepada Puskesmas apabila mereka itu adalah OTG maka akan diberikan obat, demikian juga yang OTG ringan akan diberikan obat, jadi tidak usah takut semua akan dilayani oleh Puskesmas dengan baik,” pungkasnya.

Diketahui Panglima TNI dan Kapolri melakukan peninjauan PPKM darurat di Bandung sejak Kamis (15/7). Saat itu, mereka memantau pelaksanaan vaksinasi massal di gedung PP Persis cabang Astanaanyar, kemudian dilanjutkan dengan meninjau PPKM darurat di Kiaracondong. Kegiatan Kapolri hari itu berakhir dengan mengecek penyekatan di Gerbang Tol Pasteur.

Rekomendasi