Menkes: Vaksinasi Covid-19 Tidak akan Dilakukan Sebelum Persetujuan BPOM Keluar

"MUI sudah keluar (fatwa halal) BPOM juga akan segera menyusul,"

Rita
Oleh Rita - Reporter
Menkes: Vaksinasi Covid-19 Tidak akan Dilakukan Sebelum Persetujuan BPOM Keluar
Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin. ©2020 Humas BNPB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, memastikan program vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada Rabu pekan ini. Dia mengonfirmasi, bahwa Presiden Joko Widodo akan menjadi orang pertama yang mendapatkan suntikan tersebut.

"Kita akan mulai di hari Rabu, dimulai oleh presiden," kata Budi saat jumpa pers di Kantor Sekretariat Presiden, Jakarta, Senin (11/1/2021).

Dia menyebut persiapan vaksinasi hampir rampung. Namun, menurut dia, vaksin yang sudah bersertifikat halal MUI ini, belum mendapat lampu hijau dari Badan POM. Pemerintah tengah menunggu hasil uji BPOM hingga persetujuan dikeluarkan.

"MUI sudah keluar (fatwa halal) BPOM juga akan segera menyusul. Karena pemerintah tidak akan mendahului persetujuan dari BPOM. Kita tidak akan melakukan vaksinasi sebelum memang approval itu keluar," yakin Budi.

Budi melanjutkan, program vaksinasi nantinya membutuhkan pengawalan yang cukup ketat. Mulai dari distribusi hingga penyimpanannya. Oleh karena itu, Budi berharap pemerintah daerah dapat berkonsultasi dan secara bersama dengan pusat untuk dapat mengamankan total 426 juta vaksin Covid-19 hingga tersalurkan baik di masyarakat.

"Distribusi vaksin membutuhkan jalur logistik dingin, itu memang lebih kompleks, sangat minta bantuan Pemda dan swasta untuk membantu kalau ada kesulitan menyalurkan 426 juta vaksin sampai ke pelosok mohon bersama," Budi menandasi.

Reporter: M Radityo

Rekomendasi