Menkes Sebut 66 dari 2.113 Siswa di Jakarta Positif Covid-19
Merdeka.com - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, setelah program tatap muka (PTM) terbatas dilaksanakan pada periode 1-21 September 2021 pihaknya melakukan surveillance Covid-19. Dari 22 sampel sekolah di Jakarta, Kemenkes melakukan pemeriksaan terhadap 2.113 subjek dan ditemukan 66 kasus positif Covid-19.
"Kita ambil aja Jakarta yang lebih tinggi karena untuk konservatifnya. Jakarta ini khusus diambilnya ke daerah atau kecamatan yang merah atau kuning. Jadi dulu memang daerahnya yang tinggi-tinggi dicek terus sama dinkes," katanya dalam konferensi pers dalam akun youtube sekretariat presiden, Senin (27/9).
Dia juga menjelaskan, dari 22 terdapat 8 sekolah yang tidak memiliki kasus positif.
"Yang lain kalau ada pun yang angkanya kecil-kecil itu bukan klaster. Karena klaster itu kita definisikan kalau penyebaran terjadi di sekolah," terangnya.
Budi mencontohkan seperti di SDN Rawasari terdapat 30 orang diswab. Kemudian terdapat satu orang yang positif.
"Cuma 1 ya pasti itu bukan klaster. Kemungkinan besar itu misalnya SMP PGRI 20 Duren sawit dari 266, 21 positif nah itu kemungkinan besar klaster. Tapi kalau cuma satu orang itu enggak," ungkapnya.
"Jadi yang klaster itu jadi lebih sedikit dibandingkan dari sekolah-sekolah yang memang dulunya bekas merah kita tes, apalagi kalau dibandingkan sekolah-sekolah pada umumnya," pungkas Budi.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya