Menkes Klaim Ada Penurunan Pasien Gangguan Ginjal Akut Sejak Obat Sirop Disetop

Budi memaparkan, dari data per hari ini pada Senin (24/10), ada 245 kasus gagal ginjal akut terhadap anak di Indonesia. Kasus tinggi berada di 8 provinsi seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Aceh, Jawa Timur, Sumatera Barat, Bali, Banten dan Sumatera Utara.

Muhammad Genantan Saputra
Menkes Klaim Ada Penurunan Pasien Gangguan Ginjal Akut Sejak Obat Sirop Disetop
Ilustrasi sirup obat batuk. ©2012 Merdeka.com

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut, ada penurunan drastis angka pasien baru gagal ginjal akut di rumah sakit. Penurunan pasien terjadi karena penggunaan obat sirop dihentikan.

"Sejak kita berhentikan (obat sirop), kita amati ada penurunan drastis pasien yang masuk ke RS," kata Budi saat jumpa pers seperti dilihat dari tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Senin (24/10).

Budi mengatakan, penurunan pasien gagal ginjal akut ini terlihat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Setelah pemakaian obat sirop dihentikan terjadi penurunan drastis.

"Kalau tadinya RSCM itu penuh, satu ICU bisa diisi 2 atau 3 anak, sekarang penambahan barunya turun drastis," ucapnya.

Lebih lanjut, Budi memaparkan, dari data per hari ini pada Senin (24/10), ada 245 kasus gagal ginjal akut terhadap anak di Indonesia. Kasus tinggi berada di 8 provinsi seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Aceh, Jawa Timur, Sumatera Barat, Bali, Banten dan Sumatera Utara.

"Per hari ini, kasus totalnya 245 anak di 26 provinsi. 8 provinsi yang berkontribusi 80% kasus adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Aceh, Jawa Timur, Sumatera Barat, Bali, Banten dan Sumatera Utara," kata Budi.

Rekomendasi