Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Masuk penjara usai tipu jemaah, bos First Travel teringat anaknya masih bayi

Masuk penjara usai tipu jemaah, bos First Travel teringat anaknya masih bayi Sidang First Travel bacakan pembelaan. ©2018 Merdeka.com/Nur Fauziah

Merdeka.com - Hari ini sidang pembelaan atas kasus First Travel dilanjutkan. Ketiga terdakwa membacakan sendiri apa yang menjadi keberatan mereka.

Dalam pembelaannya, Annisa Hasibuan mengatakan dirinya menyadari apa yang menjadi kesalahannya. Dia mengaku harus menafkahi adik dan anak yatim yang sudah lama menjadi tanggungannya.

Isak tangis Annisa tak terbendung ketika dia mengingat kedua anaknya. Terlebih dia juga baru melahirkan tiga pekan ketika diamankan petugas.

"Sekarang mereka harus berjuang sendiri tanpa saya. Saya dijebloskan ke penjara," katanya, Rabu (16/5).

Dia pun terisak mengingat bayi yang baru dilahirkan yang kini berusia 9 bulan. Terlebih kata dia bayi itu adalah anak yang didambakannya dan Andika. "Hati saya hancur karena anak saya belum sempat merasakan ASI. Selama ini saya hanya mendengar cerita kalau anak saya menangis tengah malam tapi saya tidak ada," paparnya.

Bahkan ketika mengunjungi dirinya di dalam rutan, anak-anak Annisa terlihat begitu manja. Bahkan mereka tidak lepas dari pelukan Annisa.

"Sekarang saya berdoa semoga Allah menjaga anak-anak dan diberikan kekuatan karena mereka adalah kekuatan bagi saya," katanya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP