Listrik padam di Kutai Barat, pelayanan publik nyaris lumpuh

Warga sudah jengah dengan krisis listrik itu.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Listrik padam di Kutai Barat, pelayanan publik nyaris lumpuh
Ilustrasi PLN. ©2014 Merdeka.com

Sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di kawasan perkantoran pemkab Kutai Barat, Kalimantan Timur, dibikin gerah dengan padamnya listrik lebih dari satu bulan terakhir. Pelayanan kepada masyarakat pun nyaris lumpuh.Sejumlah perkantoran di Kutai Barat di Barong Tongkok, yang mengalami padam listrik sejak lama antara lain di kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD)."Ini sudah lebih sebulan terakhir. Kenapa kok tidak ada perbaikan dari PLN ya?" kata salah seorang pegawai di Pemkab Kutai Barat, Hilman, kepada merdeka.com, Kamis (14/4).Keterangan diperoleh, padamnya listrik disebabkan gangguan jaringan kabel bawah tanah, menghubungkan ke sejumlah SKPD di area perkantoran di Kutai Barat. Selama ini, perkantoran terpaksa menggunakan mesin genset supaya tetap bisa melayani masyarakat."Ini saja di kantor saya pakai genset biasa. Cuma bisa 1-2 jam dioperasikan. Kebetulan ya lagi rusak. Kalau seperti ini terus, bagaimana ya bisa kerja maksimal?" ujar Hilman."Ke BKD urus kepegawaian, ke kantor Capil (Catatan Sipil) kan juga urus administrasi kependudukan, tapi tidak bisa melayani karena listrik (genset) terbatas," tambah Hilman.Dihubungi terpisah, warga Melak, di Kutai Barat, Frederik menerangkan, upaya dia mengurus administrasi kependudukan di kantor Capil seringkali terhambat lantaran padamnya listrik."Kami sudah sering ya baca berita di koran-koran, PLN akan diperbaiki ini dan itu. Tapi nyatanya memang masih padam. Kantor-kantor layanan publik itu seharusnya bisa intens melayani masyarakat, terutama kantor urusan pelayanan publik," ucap Frederik."Bagaimana pun caranya, PLN mesti bisa segera memperbaiki jaringan listrik ke sana (perkantoran PLN). Supaya pelayanan kantor tidak terganggu, dan pelayanan ke masyarakat juga tidak terganggu," tutup Frederik.Persoalan pemadaman listrik di Kutai Barat ini bukan lagi hal baru. Sebelumnya, hampir setiap hari listrik padam di Kutai Barat. Bahkan baru-baru ini, DPRD Kutai Barat harus melobi ke kantor PT PLN Wilayah Kaltim-Kaltara, supaya segera turun tangan mengatasi persoalan listrik di Kutai Barat. Namun, hingga saat ini, persoalan listrik belum juga teratasi.

Rekomendasi