Ledakan Sumur Minyak Rakyat di Muratara Akibat Gesekan Tumpukan Pipa Besi
Merdeka.com - Ledakan sumur minyak di Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Kamis (5/11) pagi, masih diselidiki kepolisian. Agar kejadian tak terulang, sumur tersebut telah ditutup.
Kapolsek Rawas Ilir Iptu Abdul Karim menjelaskan, dari penyelidikan sementara penyebab ledakan akibat gesekan tumpukan pipa besi yang dipindahkan. Gesekan menimbulkan percikan api hingga terjadi ledakan dan terbakar.
"Kami masih lakukan pemeriksaan, sementara ini penyebabnya karena gesekan pipa besi," ungkap Karim, Jumat (6/11).
Dikatakan, lokasi penambangan minyak ilegal itu sebenarnya sudah ditutup sejak beberapa bulan lalu. Hanya saja, warga kembali membukanya secara sembunyi-sembunyi agar tidak terpantau petugas.
"Namanya ilegal ya curi-curi kesempatan lah," kata dia.
Sejak hari ini, sumur minyak rakyat tersebut dilakukan penutupan oleh unsur pemerintah, kepolisian, dan TNI. Sementara kasusnya kini ditangani Satreskrim Polres Muratara.
"Hari ini sudah kami tutup permanen sama Tripika Rawas Ilir," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, sumur itu meledak yang menyebabkan dua penambang mengalami luka bakar serius, Kamis (5/11). Sumur minyak ilegal tersebut sudah tiga kali terbakar dalam waktu tiga bulan terakhir, termasuk hari ini. Sebelumnya, pada 30 Agustus dan 16 Oktober 2020 terjadi kejadian serupa namun tidak menyebabkan korban tewas dan luka.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya