Lansia di Pagaralam Bunuh Istri Setelah Bertengkar, Jasad Korban Dibuang ke Sungai

Seorang pria lanjut usia (lansia), Syamsu Sulaiman (68), ditangkap polisi karena disangka membunuh istrinya, Waldasih (60). Dia sempat mencoba menghilangkan jejak dengan memasukkan mayat korban ke dalam karung lalu menghanyutkannya di sungai.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Lansia di Pagaralam Bunuh Istri Setelah Bertengkar, Jasad Korban Dibuang ke Sungai
Petugas mengevakuasi jasad korban. ©2021 Merdeka.com

Seorang pria lanjut usia (lansia), Syamsu Sulaiman (68), ditangkap polisi karena disangka membunuh istrinya, Waldasih (60). Dia sempat mencoba menghilangkan jejak dengan memasukkan mayat korban ke dalam karung lalu menghanyutkannya di sungai.

Pengungkapan kasus ini setelah warga menemukan mayat perempuan dalam kondisi membusuk di aliran Sungai Suba, Dusun Simpang Petani, Kelurahan Alun Dua, Pagaralam Utara, Pagaralam, Sumatera Selatan, Minggu (17/10). Warga kaget membuka karung berisi mayat perempuan.

Kasatreskrim Polres Pagaralam AKP Najamudin mengungkapkan, petugas awalnya kesulitan mengungkap identitas korban karena sidik jarinya sudah hilang akibat pembusukan. Kaki dan tangannya dalam kondisi terikat.

"Korban sudah membusuk karena tewas lebih dari tiga hari. Cukup sulit mengetahui identitasnya," ungkap Najamudin, Senin (18/19).

Namun, warga akhirnya mengenali wajah korban. Pendalaman pun dilakukan.

Setelah identitasnya terungkap, kecurigaan penyidik mengarah kepada suami korban yang tidak ada di rumahnya. Benar saja, pelaku kabur dan berhasil ditangkap dalam pelariannya di kota lain.

"Tersangka kami tangkap dini hari tadi, dia berencana kabur dan sudah berada di Prabumulih," ujarnya.

Dari pemeriksaan, tersangka mengaku nekat menghabisi nyawa istrinya karena kesal setelah cekcok dengan korban. Namun polisi masih melakukan pendalaman untuk mendapatkan motif pastinya.

"Untuk sementara motifnya karena korban dan tersangka ribut," ujarnya.

Rekomendasi