Lacak Covid-19 Klaster Keluarga, Warga di 259 RW Kota Bekasi Jalani Rapid Test

"Yang dinyatakan reaktif akan dites PCR, kami memiliki 7.000 PCR yang diberikan oleh Pemprov Jabar," kata Rahmat Effendi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Lacak Covid-19 Klaster Keluarga, Warga di 259 RW Kota Bekasi Jalani Rapid Test
Rapid Test. ©2020 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal kepada warganya yang berada di 259 RW. Tes ini untuk melacak kasus Covid-19 karena interakasi pasien positif yang bersumber dari klaster keluarga.

"Sekarang rapid tes lagi berjalan," kata Rahmat Effendi pada Senin (24/8).

Rahmat mengatakan, 259 RW tersebut tersebar di 53 dari total 56 kelurahan di 12 kecamatan Kota Bekasi. Masing-masing RW, kata dia, jumlah sampel yang diambil untuk dites menggunakan rapid lima orang. Sehingga kebutuhan alat sebanyak 1.295.

"Yang dinyatakan reaktif akan dites PCR, kami memiliki 7.000 PCR yang diberikan oleh Pemprov Jabar," kata Rahmat Effendi.

Dia mengatakan, klaster keluarga menjadi perhatian pemerintah daerah. Sebab, kasus Covid-19 melonjak lagi yang bersumber dari lingkungan keluarga. Penularannya adalah dari luar wilayah lalu menularkan kepada anggota keluarga.

Sebelumnya, dia mencatat ada 155 keluarga dengan total kasus 437. Gara-gara melonjaknya kasus ini, rasio positif Covid-19 di Kota Bekasi kembali naik mencapai 7,7 persen, di atas standar yang ditetapkan oleh WHO sebesar 5 persen.

"RW yang dinyatakan sebagai klaster keluarga, warganya yang berada di sebelah-sebelahnya itu dites," katanya.

Dilansir dari Pemprov Jabar, kasus kumulatif Covid-19 di Kota Bekasi sebanyak 1365. Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat kasus aktif sekarang sebanyak 43 baik yang isolasi mandiri maupun dirawat di rumah sakit.

Rekomendasi