Koalisi Sipil Ungkap Robertus Robet Bernyanyi Justru Karena Cinta Institusi TNI

Koalisi Sipil Ungkap Robertus Robet Bernyanyi Justru Karena Cinta Institusi TNI. "Sebab bila TNI kembali seperti orde baru akan mengganggu profesionalitas TNI itu sendiri," kata Fitri di Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta Pusat, Kamis (7/3).

Ramadhian Fadillah
Oleh Ramadhian Fadillah - Reporter
Koalisi Sipil Ungkap Robertus Robet Bernyanyi Justru Karena Cinta Institusi TNI
Robertus Robert. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Robertus Robet menjadi tersangka karena dianggap melakukan ujaran kebencian menghina institusi TNI. Dosen dan aktivis HAM itu ditangkap di rumahnya pada Kamis dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Penangkapan itu menuai kecaman dari berbagai pihak, khususnya bagi Koalisi Masyarakat Sipil dan civitas akademika UNJ. Perwakilan dari Koalisi Masyarakat Sipil, Fitri Susanti mengatakan, Robert melakukan hal tersebut karena menolak TNI terlibat di ranah sipil atau pemerintahan.

"Sebab bila TNI kembali seperti orde baru akan mengganggu profesionalitas TNI itu sendiri," kata Fitri di Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta Pusat, Kamis (7/3).

Menurutnya, dalam aksi itu Robert tidak sedikitpun berniat menghina institusi TNI. Karena, yang disampaikan oleh Robert itu merupakan sebuah kritik positif atas kecintaannya kepada institusi TNI yang tidak ingin kembali di era orde baru dengan menjalankan Dwi fungsi ABRI.

"Lagu itu sebagai pengingat bahwa peran politik ABRI di era orde baru adalah sesuatu yang dapat mengganggu kehidupan demokrasi dan mengganggu profesionalisme militer. Lagu bukan ciptaan Robertus Robert. Melainkan lagu itu populer saat gerakan mahasiswa 1998. Lagu itu sebetulnya mengingatkan agar TNI tidak mundur ke belakang sebagai alat politik," bebernya.

Atas hal ini, pihaknya meminta penegak hukum agar segera membebaskan Robert.

"Kami mendesak agar Robertus segera dibebaskan tanpa syarat. Dalam refleksinya, Robert justru mengatakan mencintai TNI untuk mendorong agar lebih profesional," pungkasnya.

Rekomendasi