Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kiai Pimpinan NU di Banyuwangi Dibacok, Pelaku Baru Beberapa Hari Jadi Santri

Kiai Pimpinan NU di Banyuwangi Dibacok, Pelaku Baru Beberapa Hari Jadi Santri Ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - KH Affandi Musafak, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Hidayah, Desa Sumberanyar, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi korban percobaan pembunuhan, Jumat (18/02) dini hari. Ketua MWC NU Kecamatan Pesanggaran ini dibacok seorang DR, pria asal Palembang yang baru beberapa hari jadi santri di pesantren itu.

Kanit Reskrim Polsek Pesanggaran Iptu Sutomo membenarkan peristiwa itu. Penyerangan yang diduga percobaan pembunuhan itu terjadi di rumah korban pada, Jumat (18/2) sekitar pukul 02.00 WIB.

"Terduga pelaku tinggal di sekitar rumah korban, sebagai santri," ujar Sutomo.

KH Afandi saat itu hendak melawan atau menghindari dari serangan pelaku. Namun tetap saja sabetan mengenai badannya.

"Korban mengalami luka cukup serius di bagian leher dan punggung. Saat ini sedang dirawat intensif di RS Al Huda Genteng," papar Sutomo.

Pelaku Kabur

Kronologi peristiwa bermula saat sekitar pukul 01.30 WIB, pelaku mengetuk pintu kamar korban. Kepada sang kiai, DR mengeluh sakit perut.

"Setelah pintu terduga pelaku langsung menghunuskan pisau ke tubuh korban. Pertama di leher dan di punggung," papar Sutomo.

Korban yang terluka parah kemudian ditolong keluarga dan para santri. Peristiwa berlangsung cukup cepat dan pelaku langsung melarikan diri.

"Pelaku masih kita buru," sebut Sutomo.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP