Ketua MPR: Pakai credit card diperiksa, uang tunai Rp 10 juta bisa kena OTT

Ketua MPR: Pakai kredit card diperiksa, uang tunai Rp 10 juta bisa kena OTT. Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan, memegang uang Rp 20 juta dan Rp 10 juta saat ini bisa terkena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Oleh sebab itu, membawa uang sebesar itu saat ini membuat orang takut.

Salviah Ika Padmasari
Oleh Salviah Ika Padmasari - Reporter
Ketua MPR: Pakai credit card diperiksa, uang tunai Rp 10 juta bisa kena OTT
HM Prasetyo di Makassar. ©2017 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan, memegang uang Rp 20 juta dan Rp 10 juta saat ini bisa terkena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Oleh sebab itu, membawa uang sebesar itu saat ini membuat orang takut."Pakai credit card diperiksa, uang tunai Rp 10 juta bisa kena OTT, cilaka. Ini harus dibicarakan. Tentu kita ingin tidak ada pelanggaran hukum tapi juga tidak membuat semua orang ketakutan," kata Zulkifli Hasan saat bicara dalam seminar penyerapan aspirasi penguatan kejaksaan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia di kampus Universitas Hasanuddin (Unhas), Selasa (10/10).Menurut Zulkifli, kekhawatiran itu ditambah dalam dua minggu ada enam kepala daerah terjaring dalam OTT dilakukan KPK. Serta anggota DPRD dan ketua pengadilan negeri."Tentu mengkhawatirkan kita. Apa yang salah harus kita perbaiki. Menurut saya, kalau begini terus, habis kita," ujarnya.Dia menambahkan, semua sistem harus dibenahi. Apakah sistem Pilkadanya maupun edukasi terhadap masyarakat.Sementara Jaksa Agung, HM Prasetyo yang juga bicara dalam seminar di Unhas ini membenarkan yang dikatakan ketua MPR Zulkifli Hasan."Benar yang dikatakan ketua MPR tadi. Betapa ada satu lembaga penegak hukum uang memiliki kewenangan luar biasa dan super body. Pernah saya sampaikan, sebesar apa pun kewenangan yang luar biasa tanpa kendali dan pengawasan tentu akan sewenang-wenang karena merasa dirinya paling benar," tandas Prasetyo.

Rekomendasi