Panggilan pertama terhadap artis Reza Artamevia dan sutradara Film Azrax batal dilakukan, pasalnya mereka meminta kepada penyidik Resmob Polda Metro Jaya untuk diundur. Kali ini, pihak kepolisian memastikan kedua saksi terhadap kasus kepemilikan senjata api milik mantan ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti akan hadir."Kami pastikan hari ini (14/9), Reza dan Dedi datang, sudah berulang kali mereka absen dengan berbagai alasan. Mereka juga sudah mengonfirmasi. Dan untuk saudara DS dia sudah datang tadi sekitar pukul 09.00 WIB," ujar Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Rabu (14/9)."Kalau untuk saudara RA tadi malam sudah konfirmasi akan datang, nanti pukul 10.00 WIB," sambungnya.Keterangan kedua saksi tersebut, kata Budi, sangat dibutuhkan guna mengungkap kasus tersebut."Tentunya kami sangat butuh informasi dari mereka. Karena mereka yang tahu soal properti itu di dalam pembuatan film," ujarnya.Dalam pemeriksaan nantinya, lanjut Budi, ada perbedaan jumlah pertanyaan. Hal ini karena karena peran mereka berbeda."DS 26 (pertanyaan), RA 27 pertanyaan. Ini karena perannya berbeda, DS sutradaranya karena lebih tahu soal senjata tersebut dan RA ada di Padepokan dan di film," pungkasnya.
Kasus pistol Gatot, sutradara film Azrax penuhi panggilan polisi
Dedi akan dicecar sekitar 26 pertanyaan.
Halaman Berikutnya
Megawati: Kudatuli Simbol Ketidakadilan, Aparat Negara Jangan Jadi Alat Kekuasaan
Advertisement
Rekomendasi